Suara.com - Asosiasi Olahraga Elektronik Indonesia atau Indonesian Esports Association (IESPA) resmi menginduk ke Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI).
PBESI menjadi satu-satunya lembaga yang menaungi esports sebagai cabang olahraga prestasi dan berada langsung di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) selaku otoritas kegiatan olahraga di Indonesia.
"PBESI menyambut baik komitmen pengindukan IESPA ke PBESI. Hal ini tentunya merupakan kabar baik yang akan menghasilkan sinergi untuk mendorong perkembangan ekosistem esports di Indonesia," kata Bambang Sunarwibowo selaku Ketua Harian PBESI dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (13/2/2022).
Menurutnya, pengindukan IESPA kepada PBESI ini menunjukkan adanya keselarasan dan keharmonisan antara visi dan misi dari masing-masing lembaga.
Dalam hal membina, membangun, dan mengembangkan ekosistem esports nasional secara keseluruhan, baik dari segi rekreasi, kompetisi, maupun prestasi.
"Kami berharap sinergi dan kolaborasi antara kedua lembaga ini dapat merealisasikan potensi olahraga esports di setiap wilayah Indonesia dengan lebih merata,” ujarnya.
Sebelumnya, esports merupakan bagian dari olahraga rekreasi dan masyarakat.
Kini dengan adanya PBESI, esports diakui secara resmi oleh pemerintah sebagai olahraga prestasi.
Hal tersebut menjadikan esports semakin inklusif dan tidak hanya untuk kalangan tertentu.
Baca Juga: MPL ID Season 9 Tidak Dibuka untuk Umum pada Dua Minggu Awal
PBESI sendiri didirikan sejak 2020 lalu sebagai wadah yang menaungi seluruh kegiatan terkait olahraga esports di Indonesia.
Meski terdampak pandemi Covid-19, PBESI berhasil memperluas kepengurusan ke seluruh wilayah Indonesia, menyelenggarakan berbagai kompetisi dan ekshibisi esports dalam berbagai skala.
Bahkan, merampungkan regulasi mengenai pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan esports di tanah air.
Berita Terkait
-
Ini Skema Seleksi dan Daftar Nama Calon Pelatih Timnas Esports SEA Games 2021
-
Ini Proses dan Tahapan Seleksi Calon Pelatih SEA Games MLBB 2021
-
Tim Esports Paling Banyak Ditonton di Dunia Tahun 2021
-
Isu Balik ke BOOM Esports, Begini Jawaban InYourDream
-
Masuk ke Esports, Kaspersky Gandeng FDA Esports Ferrari
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya