Layar
realme 9 Pro+ mengusung layar AMOLED berukuran 6,4 inci, resolusi FHD+ atau 2400x1080 piksel, refresh rate 90Hz, touch sampling rate 360Hz, kerapatan piksel 409ppi, rasio screen to body 90,8 persen, hingga kecerahan maksimum 1.000 nits.
Layar ini juga dilapisi Corning Gorilla Glass 5. Tak lupa pula ada sensor fingerprint yang ada di bagian bawahnya.
Selama pemakaian, realme 9 Pro+ cukup asyik digunakan untuk menonton video atau film karena layarnya yang berjenis AMOLED.
Refresh rate 90Hz juga membuat layar lebih mulus ketika dipakai berselancar di media sosial atau jelajah internet.
realme 9 Pro+ sendiri menyediakan tiga opsi yang bisa dipilih, mulai dari otomatis, tinggi (90Hz), dan standar (60Hz).
Kami menggunakan opsi otomatis agar status baterai tetap stabil jika ponsel hanya dipakai sekadar untuk menonton video, karena layar 90Hz lebih cocok dipakai untuk main game atau jelajah media sosial.
Salah satu fitur yang kami suka adalah sensor sidik jarinya ternyata memiliki fitur detak jantung. Menu ini bisa kalian temukan di Pengaturan > realme Lab > Pengukuran detak jantung.
Caranya pun cukup mudah, kami hanya perlu menempelkan jari pada logo sensor yang ada di bagian bawah. Lalu tunggu sekitar 15 detik, dan hasilnya akan terekam di ponsel.
Baca Juga: Diluncurkan Hari Ini, Spesifikasi Realme 9 Pro Sudah Terungkap dalam Video Unboxing
Dengan demikian, kalian tak perlu lagi menggunakan smartwatch, cukup pakai realme 9 Pro+ untuk mengetahui seberapa besar detak jantung saat istirahat, olahraga, dan kegiatan lainnya.
Kamera
realme 9 Pro+ mengusung tiga lensa yang terdiri dari kamera utama Sony IMX766 50MP dengan optical image stabilization (OIS), kamera ultrawide 8 MP dengan bidang pandang 119 derajat, dan kamera makro 2 MP. Sedangkan kamera depannya memiliki sensor 16 MP.
realme 9 Pro+ memiliki fitur kamera yang setara dengan kelas flagship, yaitu dengan menghadirkan sensor Sony IMX766 terbaru yang dilengkapi dengan OIS.
Ini menjadikan realme 9 Pro+ sebagai salah satu di antara 15 smartphone kelas flagship dengan sensor Sony IMX766.
Melalui fitur tersebut, realme 9 Pro+ mampu menghasilkan foto kondisi minim cahaya jauh lebih baik dengan noise yang minim.
Saat dipakai dalam kondisi terang atau siang hari, saturasi warna hingga cahaya yang dihasilkan cukup tajam. Foto dengan objek gedung atau tanaman bisa ditangkap dengan baik
Lalu ketika digunakan dalam kondisi redup atau malam, kamera utama Sony IMX766 50MP ini juga mampu menghasilkan warna dan cahaya dengan cukup terang.
Tanpa mode malam pun, foto yang dihasilkan mampu menangkap cahaya dan membuat objek jadi lebih jelas.
Tetapi jika kalian benar-benar penyuka fotografi, mode malam tetap bisa dicoba. Mode ini membuat langit malam tak lagi berwarna pekat hitam dan membuat objek di sekitarnya mendapatkan warna dan cahaya jelas.
Kami juga mencoba mode Portrait dengan objek bunga. Hasilnya, mode ini menangkap objek menjadi lebih fokus, bersamaan dengan latar belakang yang buram.
Sementara untuk video, realme 9 Pro+ mendukung format 1080p dengan 60fps hingga tertinggi 4K dengan 30fps.
Performa
realme 9 Pro+ menjadi salah satu ponsel pertama yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 920 5G, yang juga dilengkapi dengan sistem pendingin Vapor Cooling Chamber dan ditawarkan di Shopee.
MediaTek Dimensity 920 5G ini adalah chip dengan fabrikasi 6 nanometer. CPU A78 ini memiliki performa hingga 2.5GHz, sementara GPU memakai Mali-G68 yang memiliki performa 9 persen lebih cepat.
Chipset ini dipasangkan dengan RAM 8 GB dan ROM 128 GB. Jika masih kurang, ada fitur RAM tambahan hingga 5GB dan micro SD untuk penyimpanan internalnya.
Untuk membuktikan ketangguhan Dimensity 920 5G, kami memilih empat game untuk dimainkan di realme 9 Pro+. Mereka adalah Call of Duty Mobile (CODM), Genshin Impact, Free Fire, hingga Mobile Legends.
Sebelum itu, kami mengetes performa di atas kertas lewat aplikasi AnTuTu v9.2.9. Hasilnya, skor realme 9 Pro+ di AnTuTu mencapai 491.435.
Untuk Mobile Legends, kami tidak mengalami kendala apapun saat dimainkan. realme 9 Pro+ bisa menjalankan game dengan opsi refresh rate tinggi dan grafis Ultra.
Kemudian untuk Free Fire, realme 9 Pro+ bisa menjalankan grafis Ultra dan resolusi tinggi dengan opsi High. Game juga bisa dimainkan dengan lancar tanpa kendala apapun.
Selanjutnya untuk Call of Duty Mobile, realme 9 Pro+ bisa menjalankan opsi grafik High dengan frame rate Sangat Tinggi.
Sejauh ini tiga game di atas memang tidak memiliki kendala saat dimainkan di realme 9 Pro+. Pada akhirnya kami mencoba Genshin Impact sebagai salah satu game berat untuk smartphone.
Hasilnya, realme 9 Pro+ hanya bisa menjalankan opsi Menengah karena peringatan dalam game sudah menunjukkan kalau beban perangkat terlalu berat.
Kami pun memainkannya kurang lebih sekitar 15 menit, tapi game masih cukup lancar dimainkan dengan mode Medium tersebut.
Kemudian untuk baterai, realme 9 Pro+ memiliki kapasitas 4.500mAh. Baterai ini bisa bertahan hingga sore hari saat dipakai untuk main game sekitar 30 menit, dan sisanya untuk jelajah media sosial, browsing internet, hingga menonton video.
Meskipun besaran kapasitas baterainya masih di angka 4ribuan mAh, namun realme 9 Pro+ dibekali charger 60W SuperDart.
Kecepatan ini mampu mengisi daya baterai dari yang awalnya 5 persen menjadi 100 persen hanya dalam waktu sekitar 50 menit, cukup untuk kompensasi besaran kapasitas baterai.
Kesimpulan
realme 9 Pro+ bisa dikatakan adalah terobosan baru perusahaan dalam menghadirkan nama Pro+ di seri number. Biasanya, realme hanya memberikan nama Pro sebagai varian number tertinggi.
Kami menilai kalau arti Pro+ ini memang seolah menunjukkan kalau realme ingin menyajikan performa flagship di ponsel kelas menengah.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, arti flagship yang dimaksud adalah kamera flagship, desain flagship, performa flagship, serta 5G Popularizer.
Di kamera flagship, realme 9 Pro+ memiliki fitur kamera yang setara dengan kelas flagship, yaitu dengan menghadirkan sensor Sony terbaru IMX766 yang dilengkapi dengan OIS.
Melalui fitur tersebut, realme 9 Pro+ mampu menghasilkan foto kondisi minim cahaya jauh lebih baik dengan noise yang minim.
Desain flagship tercantum dalam bagian panel belakangnya yang mampu berubah menjadi warna merah dari yang awalnya berwarna biru akibat sinar matahari atau sinar UV. Perlu diketahui, perubahan warna ini bersifat sementara saja.
Kemudian salah satu fitur yang kami suka adalah sensor detak jantung yang biasanya muncul di ponsel flagship, tapi ada di realme 9 Pro+.
Ponsel juga sudah menjalankan realme UI 3.0 terbaru berbasis sistem operasi Android 12.
Perlu diketahui pula kalau realme 9 Pro series (realme 9 Pro+ dan realme 9 pro) ini sudah 5G ready. Artinya, realme terus mendobrak pasar smartphone dengan memberikan lebih banyak lagi pilihan smartphone 5G di kelas menengah dan future 5G ready.
Jadi bagi kalian yang suka dengan desain apik, kamera cantik, performa cukup kencang, ala flagship tapi harga Rp 4 jutaan, realme 9 Pro+ bisa menjadi pilihan.
realme 9 Pro+ (8GB+128GB) dijual dengan harga Rp 4.999.000 dan early bird sale pada 16 Februari 2022 pukul 18:00 WIB dan Flash sale pada 18 Februari 2022 pukul 9:00 WIB menjadi Rp 4.499.000 dan dapat mengunjungi Shopee juga realme.com.
Sedangkan realme 9 Pro (6GB+128GB) akan dijual dengan harga Rp 3.799.000. Ada penawaran spesial, yakni early bird sale pada 16 Februari 2022 pukul 18:00 WIB dan Flash sale pada 18 Februari 2022 pukul 9:00 WIB menjadi Rp 3.399.000. Penawaran ini dapat mengunjungi JD.ID, juga realme.com.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan