Suara.com - Banyak yang penasaran, kenapa hujan es bisa terjadi di Indonesia? Dan apa penyebab hujan es? Untuk kalian yang penasaran dengan fenomena hujan es simak penjelasannya berikut ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan bahwa hujan es merupakan salah satu fenomena cuaca ekstrem yang terjadi dalam skala lokal dan ditandai dengan adanya jatuhan butiran es yang jatuh dari awan serta dapat terjadi dalam periode beberapa menit. Penyebab hujan es sebenarnya karena faktor kondisi alam.
Kejadian cuaca ekstrem berupa fenomena hujan es ini telah terjadi di beberapa wilayah seperti Surabaya, Lampung, Bekasi, dan wilayah lainnya dalam satu pekan ini. Kejadian tersebut disertai juga dengan hujan dengan intensitas lebat dalam durasi singkat yang disertai juga dengan kilat atau petir, dan angin kencang.
BMKG juga telah menyampaikan bahwa potensi cuaca ekstrem berupa puting beliung, hujan es, hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang masih dapat terjadi hingga bulan Maret-April mendatang.
Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda menerangkan, bahwa hujan es dalam ilmu meteorologi disebut juga dengan hail. Fenomena hujan es ini tidak menggambarkan adanya fenomena yang spesifik, kecuali adanya fenomena pertumbuhan awan konvektif yang masif.
Yang menjadi penyebab hujan es ini lebih banyak disebabkan oleh kondisi alam, yaitu kelembaban tinggi, massa udara yang tidak stabil, serta suhu permukaan bumi yang mendukung.
Hujan es adalah sebuah fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi dan termasuk dalam kejadian cuaca ekstrem. Hujan es ini akan terjadi karena adanya awan Cumulonimbus (CB).
Pada awan ini, terdapat tiga macam partikel yaitu butir air, butir air super dingin, dan partikel es. Sehingga, hujan lebat yang masih berupa partikel padat baik es atau hail dapat terjadi tergantung dari pembentukan dan pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) tersebut.
Baca Juga: Sebanyak 89 Gempa Susulan Guncang Laut Flores dekat Manggarai
Biasanya, awan akan berbentuk berlapis-lapis seperti bunga kol. Di antara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya yang sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi, kemudian akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam.
Dirangkum dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kejadian hujan es atau hail disertai juga dengan kilat atau petir, dan angin kencang berdurasi singkat lebih banyak terjadi pada masa transisi atau pancaroba musim, baik dari musim kemarau ke musim hujan ataupun sebaliknya.
Lantaran penyebab hujan es utamanya karena kondisi alam yang ekstrem maka anda perlu berhati-hati pada bulan-bulan ini. Simak terus prakiraan cuaca dari BMKG yang rilis setiap hari.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 April 2026: Raih M1014 Undersea dan Mobil Amfibi
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar
-
7 HP Rp2 Jutaan Kamera 108MP dengan Stabilizer, Hasil Jepretan Jernih Mirip iPhone