Suara.com - Tokenoid akan merilis versi beta dari game Non-Fungible Token atau NFT, Nland, setelah proses pembuatan selama tiga bulan sejak purwarupanya diluncurkan. Game besutan anak bangsa itu menampilkan simulasi kehidupan dengan latar agraris. Jenis game yang diusung adalah farming dan harvest yang.
Di dalam Nland, para pemain bisa menghasilkan reward dari bermain game (play-to-earn) berbentuk koin kripto yang dapat dikonversikan ke Rupiah ataupun Dolar.
"Nland ber-genre Life Simulation Game. Nland seperti layaknya farming game. Jadi punya ladang untuk ditanami, dan lahan untuk beternak, dimana kita bisa memelihara hewan, kemudian hasil bumi dan peternakan yang kita kelola akan menjadi poin" kata CEO Tokenoid Andhika Endratama dalam siaran pers pada Senin (28/2/2022).
Dalam versi beta, para pemain sudah bisa mencoba secara langsung, termasuk proses jual beli hasil bertani virtual yang dapat ditukarkan dengan koin crypto Selain itu, ucap Andhika, lewat Nland, timnya ingin mengangkat budaya Indonesia. Di antaranya dari pakaian karakter hingga latar lagu dalam game farming Nland.
"Jadi satu lagi Nland ini pelopor NFT game Indonesia. Selama ini game-game yang popular di jenis tersebut berasal dari luar negeri, yang buatan Indonesia baru kita ini," imbuh Andhika.
Untuk memainkan Nland, ucap Andhika, pemain bisa memasuki situs tokenoid.io. Nanti, akan ada link untuk memasuki game Nland. Saat ini, lanjut dia, Nland masih dalam beta version. Namun, ia memastikan dalam waktu dekat akan diluncurkan versi penuh game tersebut.
“Ke depannya NLand bisa diakses melalui appstore ataupun playstore. Jadi nanti ada versi mobile-nya juga," tutur Andhika.
Andhika berharap lewat game ini, para pemain tak hanya menghabiskan waktu dengan tangan hampa. Tapi juga menghasilkan. Ia juga memastikan, bahwa Nland mudah dimainkan oleh seluruh kalangan, dari anak kecil hingga dewasa.
Untuk sampai beta version, dibutuhkan waktu tiga bulan, dimulai sejak November 2021. Saat ini, ia mengklaim bahwa Nland merupakan game NFT pertama buatan Indonesia.
Baca Juga: Demi Dapatkan Cuan di NFT, Seniman Ini Rela Ledakkan Mobil Mewah Lamborghini Huracan
"Memang belum ada game NFT buatan Indonesia. Selain NLand Tokenoid menyiapkan setidaknya dua game lagi. Nland akan menjadi tonggak dari dua game dari jenis yang berbeda yang kita siapkan," ucap Andhika.
Harapannya, dengan game yang permainannya cukup simpel dengan grafis yang menarik, dan memiliki fitur play to earn P2E akan banyak orang tertarik memainkan game ini. “Apa yang kami cita-citakan adalah mendorong kemajuan ekosistem teknologi berbasis kreativitas positif di Indonesia,” kata Andhika.[Antara]
Berita Terkait
-
Tips Pemakaian Sandi Harian Hamster Kombat dan Jam Rilis
-
Open Beta Janken Dibuka, Game Berhadiah Rp 150 Juta
-
Game NFT Janken, Mainnya Gampang Banget dan Berhadiah Rp 150 Juta!
-
Bjorka Diduga Pernah Main Kripto sampai Tawarkan Hadiah $1,000, Yakin Penjual Es di Madiun Benar-benar Si Hacker?
-
383 Aset Kripto Resmi Diakui Bappebti Melalui Perba Nomor 11 Tahun 2022
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026