Suara.com - Janken diklaim sebagai game NFT Free-to-Play termudah di dunia dibuat oleh Cocone Corporation.
Perusahaan ini telah membuat banyak game populer di Jepang. Game Janken sendiri telah memulai Pre-Registrasi yang sangat ditunggu perilisannya pada Desember 2022 mendatang.
Game mobile Android dan iOS ini menghadirkan permainan klasik gunting-batu-kertas yang sangat populer di seluruh dunia dan bisa dengan mudah dimainkan oleh siapa saja
Menyambut perilisannya pada Desember 2022, sebuah campaign bertajuk “Raih mimpi dengan Janken dan dapatkan hadiah Rp 150 juta”.
Kalian bisa bergabung dan mengikuti Campaign ini dengan mudah dan juga gratis.
Cara bergabung Janken Campaign ini cukup mudah, lho! Beginilah caranya:
- Selesaikan semua actions di official halaman campaign gleam.io.
- Download aplikasi Janken dan buat akun dengan menggunakan email yang sama yang digunakan pada saat mendaftar di gleam.io
- Ikut serta di pertandingan Janken.
"Kami berharap kehadiran Game Janken bisa mengobati rasa nostalgia dalam bermain batu gunting kertas yang kini dapat dimainkan di perangkat smartphone," ujar Miu Lee, representative GMAL sebagai partner Cocone terkait peluncuran Janken di SEA.
"Kami sangat bersemangat dengan peluncuran Janken di SEA, kami berharap game ini bisa populer di berbagai kalangan karena gamenya simpel dan mudah dimainkan untuk segala umur baik anak muda maupun orang tua dimanapun dan kapanpun." tutup Alan Chow, representative GMAL sebagai partner Cocone terkait peluncuran Janken di SEA.
Janken sendiri merupakan sebuah permainan dengan menggunakan jari tangan yang dinamakan gunting-batu-kertas.
Baca Juga: Daftar Aplikasi dan Game Terbaik 2022 di Apple App Store: BeReal dan Apex Legends Teratas
Game simple ini sering dimainkan banyak orang di seluruh dunia dan sekarang game tersebut hadir sebagai game berbasis blockchain di MOOI Network oleh Post Voyager.
Mendapatkan token dengan memenangkan permainan, game ini menghadirkan banyak elemen gameplay baru yang membuat permainan gunting-batu-kertas menjadi lebih seru.
Termasuk juga menghadirkan desain pada kartu yang penuh dekorasi unik dalam game, music yang diputar pada saat match dan berbagai efek menambah ketegangan ketika bermain setiap ronde.
Berita Terkait
-
Lagi Cari Link Download Sigma Battle Royale? Klik di Sini
-
Google Doodle Peringati Ulang Tahun Jerry Lawson, Bisa Bikin Game yang Kamu Suka, Wah Menyenangkan!
-
Hadiah Melimpah, Klaim Kode Redeem ML 1 Desember 2022
-
Siapa Studio Arm Private Limited? Pengembang Sigma Battle Royale yang Dihapus Google Play Store
-
5 Perbedaan Sigma Battle Royale dan Free Fire yang Harus Diketahui
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
5 HP Murah Rp1 Jutaan, RAM 8 GB dan Kamera Jernih untuk Hadiah Valentine
-
8 Pilihan HP Baterai Jumbo Paling Murah 2026, Ada yang 7000 mAh!
-
Kenapa Memori HP Android Cepat Penuh? Ini Cara Mengatasinya!
-
5 Smartwatch Terbaik untuk Padel, Keren tapi Tetap Fungsional!
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Februari 2026: Dapatkan Bonus untuk Bangun Kota Impian
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB Internal 256 GB
-
6 HP Pesaing Samsung Galaxy A36 5G untuk Alternatif, Spek dan Performa Kencang
-
5 Pilihan HP RAM 12 GB Termurah di Bawah Rp3 Juta, Performa Saingi Flagship
-
Apa Bedanya Smart TV dan Android TV? Jangan Sampai Salah Beli
-
IoT Indonesia 2026: 800 Juta Perangkat Siap Terkoneksi, Siapkah Industrinya?