Suara.com - Google dilaporkan bakal merilis fitur baru untuk sistem operasi Android 13.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengatur kecerahan di lampu senter (flashlight) di bagian belakang ponsel.
Sebelumnya, sistem operasi Android hanya menyediakan opsi nyala atau mati untuk fitur lampu flash.
Kini Android 13 bakal menghadirkan opsi untuk mengatur lampu dengan kecerahan maksimum atau minimum.
Android 13 akan mencakup dua Application Programming Interface (API) baru bernama 'getTorchStrengthLevel' dan 'turnOnTorchWithStrengthLevel'.
Opsi pertama memungkinkan tingkat kecerahan lampu flash LED, sementara yang kedua mengatur dari opsi minimum hingga maksimum yang ditentukan hardware.
Mengutip Android Authority, Kamis (3/2/2022), Google sebelumnya hanya menyediakan opsi mematikan atau menyalakan lampu flash LED dengan API 'setTorchMode'.
Meski demikian, laporan mengklaim bahwa tidak semua ponsel Android 13 dapat mengaktifkan fitur tersebut.
Alasannya, fitur pengatur kecerahan ini memerlukan pembaruan pada hardware kamera.
Baca Juga: Google Hapus Mode Hemat Data di Chrome versi Android
Kemungkinan hanya Google Pixel yang mendapatkan fitur tersebut dengan Android 13.
Sementara perangkat merek lain yang di-upgrade atau diluncurkan Android 13 kemungkinan masih belum mendapatkan fiturnya.
Akan tetapi, fitur pengatur kecerahan ini sudah muncul di ponsel Samsung. Fitur itu juga sudah lama muncul di perangkat buatan Apple.
Berita Terkait
-
India Akan Garap Sistem Operasi Pesaing Android dan iOS
-
Cara Melacak Ponsel Android yang Hilang Pakai Aplikasi "Temukan Perangkat Saya"
-
5 HP Android Termahal di Indonesia, Tembus Puluhan Juta!
-
Cara Mudah Ganti Font WhatsApp Tanpa Aplikasi Tambahan
-
WhatsApp Uji Fitur Transfer Riwayat Chat dari Android ke iOS
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan