Tetapi imam kepala, Kozen Kuida, mengatakan bahwa patung itu dipajang dalam kotak kaca sekitar 40 tahun yang lalu dan sekarang disimpan di brankas tahan api.
“Kami telah memujanya, berharap itu akan membantu meringankan pandemi virus corona meskipun hanya sedikit,” katanya kepada The Asahi Shimbun, sebuah surat kabar Jepang.
Kinoshita, bagaimanapun, mengambil pandangan yang lebih pragmatis dari makhluk itu.
Dia percaya itu diproduksi di beberapa titik selama periode Edo, era sejarah Jepang yang membentang dari 1603 hingga 1867.
"Tentu saja, menurutku itu bukan putri duyung sungguhan. Saya pikir ini dibuat untuk ekspor ke Eropa selama periode Edo, atau untuk kacamata di Jepang," katanya.
Legenda putri duyung tetap ada di Eropa, China, dan Jepang di seluruh dunia.
"Saya pikir itu terbuat dari hewan hidup dan kami ingin mengidentifikasi mereka dengan CT scan atau tes DNA," ungkap dia.
Menurut Kinoshita, itu terlihat seperti ikan dengan sisik di tubuh bagian bawah dan primata dengan tangan dan wajah di tubuh bagian atas.
”Spesimen serupa dipamerkan oleh PT Barnum – yang hidupnya menginspirasi film laris 2017 The Greatest Showman – di Museum Amerika miliknya di New York sebelum terbakar pada 1865.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Kasus Pertama Penularan Covid-19 dari Rusa ke Manusia
Mumi ini, dibuat dari batang tubuh dan kepala monyet yang dijahit ke bagian belakang ikan, konon ditangkap di lepas pantai Fiji dan kemudian dibeli dari pelaut Jepang.
Dalam cerita rakyat Jepang, ada makhluk yang disebut ningyo, yang digambarkan memiliki mulut monyet dengan gigi seperti ikan dan tubuh ditutupi sisik emas.
Para ilmuwan yang memeriksa mumi itu akan mempublikasikan temuan mereka akhir tahun ini.
Berita Terkait
-
Kasus Pertama, Anak Macan Tutul Liar di India Terinfeksi Covid-19
-
Ilmuwan Temukan Dinosaurus Tuli dan Lamban, Punya Badan Lapis Baja
-
Ilmuwan Temukan Struktur Terpanjang di Bimasakti
-
Kebal Antibiotik Superbug Ditemukan pada Landak
-
Seperti Janin, Mumi Berusia 1.000 Tahun Ditemukan di Makam Bawah Tanah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris