Suara.com - Aplikasi Google di Android kini mulai menggulirkan fitur baru yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk menghapus history atau riwayat pencarian mereka dalam 15 menit terakhir secara otomatis.
"Kami sedang menggulirkan fitur baru ini pada aplikasi Google untuk Android. Setiap orang bisa menggunakannya dalam beberapa pekan ke depan," terang juru bicara Google, Ned Adriance kepada The Verge, Sabtu (19/3/2022).
Jika kamu tertarik untuk menggunakan fitur tersebut, silahkan buka aplikasi Google di ponsel Android, lalu buka bagian foto profil dan cari opsi Delete last 15 min.
Fitur ini sebelumnya sudah tersedia untuk pengguna aplikasi Google di iOS pada Juli 2021. Ia pertama kali diperkenalkan pada Mei 2021 lalu.
Google awalnya berjanji akan menyediakan fitur ini di ponsel Android pada akhir 2021, tetapi karena alasan yang tak jelas pembaruan ini baru akan tersedia dalam waktu dekat.
Belum diketahui apakah fitur hapus riwayat pencarian otomatis ini akan juga disediakan untuk Google versi dekstop. Sebelumnya Google memang punya opsi hapus history otomatis, tetapi waktunya lama yakni per tiga bulan atau 18 bulan atau 36 bulan.
Berita Terkait
-
Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot
-
Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa
-
Google Gratiskan Gemini AI Plus 1 Tahun untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Cara Klaimnya
-
Cara Bikin Tren Linimasa Google Maps yang Viral, Gratis Tanpa Instal Aplikasi
-
Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah