Suara.com - Para peneliti dari Armorblox menemukan sebuah kampanye phising yang menyamar sebagai pesan suara (voice note) di WhatsApp.
Pesan ini telah menyebarkan malware yang bertujuan mencuri data ke lebih dari 27.655 email.
Mengutip Bleeping Computer, Kamis (7/4/2022), kampanye phising ini akan mengarahkan korban untuk melakukan serangkaian tindakan, berujung pada infeksi malware dan mencuri informasi.
Malware yang dikirim dalam bentuk email ini diketahui sudah disebarkan sejak beberapa hari lalu.
Terungkap kalau mereka mengincar data browser dan aplikasi, dompet mata uang kripto, SSH Key untuk autentifikasi, hingga file yang disimpan di komputer.
Serangan phising ini menyamar sebagai pemberitahuan dari WhatsApp yang menyatakan bahwa korban menerima pesan baru.
Email itu menampilkan tombol Play yang disematkan dan durasi klip audio, hingga detail waktu pembuatan.
Pengirim malware ini menyamar sebagai layanan WhatsApp Notifier yang menggunakan alamat email milik Center for Road Safety of the Moscow Region.
Dikarenakan email itu milik entitas asli dan legal, pesan tersebut tidak ditandai atau diblokir oleh layanan email.
Baca Juga: WhatsApp Siapkan Fitur yang Permudah Chat Nomor Asing
Akibatnya, pesan itu bisa lolos tanpa embel-embel peringatan.
Jika korban mengklik tombol 'Play' di email itu, mereka akan diarahkan ke situs web untuk menginstal trojan JS/Kryptic.
Penyerang juga mengelabui korban untuk menekan tombol 'Allow' atau 'Izinkan' dengan cara menampilkan laman web yang memaksa korban menekan tombol tersebut agar mengkonfirmasi kalau mereka bukan robot.
Tapi saat mereka memilih 'Allow', korban bakal diarahkan ke sebuah notifikasi browser yang mengirimkan iklan untuk penipuan, situs dewasa, dan malware.
Trik ini dinilai sangat efektif bagi mereka yang tidak sadar taktik tersebut.
Setelahnya, browser akan meminta pengguna untuk menginstal payload, yang mana itu berisi malware yang mencuri data korban.
Berita Terkait
-
Lebih dari 3000 Phising Terjadi di Triwulan Pertama 2022, Mayoritas Sasar Sektor Keuangan
-
Eropa Paksa WhatsApp dan iMessage Bisa Terhubung ke Aplikasi Pesan Lain
-
Kaspersky Masuk Daftar Hitam AS, Diklaim sebagai Ancaman Keamanan Nasional
-
Pelanggaran Data di Asia Tenggara Sebabkan Kerugian Tambahan di Luar Finansial
-
Fitur Baru WhatsApp Multidevice Dirilis Pekan Depan, Satu Akun di 4 Perangkat
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Penundaan GTA 6 bak Pedang Bermata Dua: Berefek ke Gamer dan Developer
-
5 Pilihan HP Murah dan Awet Dipakai Lama, Harganya Mulai Rp1 Jutaan
-
Detail Penting Galaxy S26 Terungkap, Ponsel Lipat Samsung Ikut Kebagian Upgrade Besar
-
7 Rekomendasi Smartwatch Murah dengan Fitur Lengkap untuk Pria dan Wanita
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Januari 2026, Klaim 2.026 Gems dan Pemain Eksklusif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 1 Januari 2026, Klaim M1014 Demolitionist dan The Hungry Pumpkin
-
Ini Kode Promo KIOSGAMER Januari 2026 Terbaru, Dapat Diskon hingga Bonus Diamond 30 Persen!
-
28 Kode Redeem MLBB Terbaru 1 Januari 2026: Klaim Skin Epic, Diamond, dan Fragment Gratis
-
95 Persen Jaringan Pulih, XLSMART Percepat Konektivitas Pascabencana di Aceh
-
8 Prompt AI untuk Edit Foto Jadi Dramatis yang Lagi Tren di TikTok