Suara.com - Film yang diadaptasi dari game populer tentu mempunyai penggemar tersendiri. Penulis cerita dari film Ghost of Tsushima akhirnya dikenalkan ke publik.
Perlu diketahui, film Ghost of Tsushima sedang dikerjakan oleh sutradara John Wick, Chad Stahelski. Menurut laporan Deadline, film Ghost of Tsushima telah menemukan penulis ceritanya yaitu Takashi Doscher.
Ia tercatat tak mempunyai latar belakang di film mainstream, namun terlibat di film monster Jepang berjudul Blue (sedang dikerjakan di AGBO dan MGM). Detail mengenai film Ghost of Tsushima masih belum terlalu jelas.
Meski begitu, mengingat proyek ini digarap oleh Chad Stahelski, kita berharap bahwa film mampu menawarkan aksi laga menakjubkan.
Dikutip dari Comicbook, film Uncharted yang juga diadaptasi dari game telah meraup hampir 400 juta dolar AS. Ini menandakan bahwa film dari franchise game memiliki pasar sangat potensial.
HBO juga mengadaptasi The Last of Us, franchise terkenal Naughty Dog lainnya. Amazon juga dilaporkan mengembangkan adaptasi live-action God of War, meski informasi detailnya belum terlalu jelas.
Sebagai informasi, penjualan Ghost of Tsushima telah menembus lebih dari 8 juta kopi di seluruh dunia. Ini merupakan pencapaian positif mengingat usia Ghost of Tsushima belum genap mencapai dua tahun.
Angka ini naik lebih dari 3 juta unit sejak perusahaan mengumumkan penjualan 5 juta kopi pada November 2020. Ghost of Tsushima dikenalkan pertama kali ke platform PS4 pada Juli 2020. Penggemar kemudian dapat memainkan Ghost of Tsushima di PS5 sejak Agustus 2021 lalu.
Ghost of Tsushima tercatat telah terjual lebih dari 2,4 juta kopi dalam tiga hari setelah perilisan utama. Ini menjadikan debut IP pihak pertama dengan penjualan tercepat di PS4.
Baca Juga: Ada Skin BTS, Berikut 9 Kode Redeem FF Terbaru Rabu 13 April 2022
Selama bulan yang sama, Ghost of Tsushima juga menjadi game terlaris di Amerika Serikat. Pada Oktober 2021 lalu, Ghost of Tsushima turut menjadi sorotan dalam ajang penghargaan Japan Game Awards 2021.
Dua game yang memperoleh penghargaan tertinggi adalah Ghost of Tsushima dan Monster Hunter Rise. Game action-adventure ini meraih dua penghargaan sekaligus yaitu Grand Award dan Award for Excellence.
Mengingat game Ghost of Tsushima memiliki reputasi yang cukup baik, filmnya diharapkan dapat memancing antusiasme dari banyak penggemar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D