Suara.com - Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi mengatakan internet bagai pedang bermata dua yang bisa berdampak positif dan negatif, sehingga anak harus dipandu agar bisa mendapat manfaat positif.
"Saya ingin mengajak kita semua untuk memastikan bahwa maupun perangkat digital bisa digunakan untuk tujuan yang positif itu dan menjauhkan anak-anak kita dari penggunaan yang negatif," kata Dedy dalam webinar, Kamis (14/4/2022).
Masyarakat bertanggungjawab memastikan penggunaan internet bisa digunakan secara positif dan kreatif oleh seluruh pengguna internet di Indonesia, jika tidak maka penggunaan internet itu akan lebih banyak mengarah pada konten-konten negatif.
Dedy mengatakan, program pengembangan literasi digital, talenta digital dan kepemimpinan digital penting untuk dijalankan oleh pemerintah, swasta maupun masyarakat umum. Pemanfaatan internet secara positif akan berujung kepada hasil yang produktif dan kreatif dan pada akhirnya memberikan efek positif untuk perekonomian Indonesia.
"Efek dari intensifikasi kebijakan kita dalam bidang talenta digital akan menghasilkan efek ekonomi yang luar biasa," katanya.
Berdasarkan data, kontribusi kecakapan digital di Indonesia pada 2019 mencapai Rp 900 triliun terhadap PDB Indonesia. Ia mengatakan, ada dua skenario besar pada tahun 2030. Skenario pertama adalah jika pemerintah dan pemangku kepentingan tidak melakukan intensifikasi kebijakan untuk talenta digital, skenario kedua adalah jika ada intensifikasi terkait kecakapan digital.
"Ketika tidak ada intensifikasi kebijakan lintas sektoral, pemerintah, swasta dan masyarakat, maka kontribusi kecakapan digital terhadap PDB kita hanya sekitar Rp1.900 triliun atau 7 persen dari PDB Indonesia tahun 2030," katanya.
Sebaliknya, jika semua pihak bekerjasama melakukan berbagai inisiatif positif, bisa jadi yang terwujud adalah skenario kedua di mana pada 2030 kontribusi kecakapan digital terhadap PDB kita mencapai 17 persen atau sekitar Rp4.400 triliun.
Ia mengatakan, data ini menegaskan bahwa kolaborasi adalah keharusan, antara pemerintah, industri dan masyarakat untuk melakukan intensifikasi dalam hal kecakapan digital demi memastikan setiap anak Indonesia bisa menggunakan gawai dan internet untuk tujuan positif, produktif dan kreatif. [Antara]
Baca Juga: Agar Tak Ketinggalan Zaman, Anak Tidak Boleh Dijauhkan dari Internet
Berita Terkait
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Teknologi Masif, Bagaimana Radio Jadi Wadah Aspirasi dan Apresiasi HUT RI?
-
DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?
-
Kenapa Kuota Rollover Lebih Mahal? ATSI Ungkap Alasan di Balik Penyesuaian Tarif
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan