Contoh bagus dimana semua trend yang tertulis diatas bisa diimplementasikan ke dalam satu platform adalah Liquidifty. Tidak hanya sebagai aplikasi untuk jual beli aset NFT, Program berbasis BSC ini ditujukan untuk membantu para kolektor dan investor NFT untuk bisa mengekstrak nilai maksimal dari setiap aset yang dimiliki. Hal ini dilakukan dengan teknologi mutakhir dan program insentif.
Gaming dan Metaverse: Dari semua token NFT yang disediakan di Liquidifty, mayoritas dari token tersebut adalah aset gaming. Aset ini termasuk seperti Drunk Robots, Chimeras, SharkRace, dan lain sebagainya.
IDOs: Projek NFT yang didanai oleh BSC Chain akan mengadakan sales publik pertama di Liquidifty. Kedua sales publik pertama untuk IDOs adalah untuk Drunk Robots dan Cowboy Game.
Peminjaman: Pengguna Liquidifty bisa melakukan deposit untuk koleksi non-fungible sebagai penjaminan untuk pinjaman Crypto – yang bisa digunakan untuk menghasilkan penghasilan tambahan dari DeFi, untuk trading, stake, dan lain sebagainya.
Kepemilikan Bersama: Kepemilikan bersama memungkinkan penggunanya membagikan sebuah NFT Premium, dan mendapatkan persentase dari keuntungan aset tersebut saat dijual – Hal ini hanya bisa terjadi jika mayoritas pemilik menandatangani transaksi di dalam multisig wallet.
Cross-chain Oracles: Menarik harga NFT saat ini dari banyak chains (dibutuhkan untuk keperluan fitur peminjaman dan fitur kepemilikan bersama).
Airdrops: Untuk berpartisipasi di dalam undian mingguan untuk mendapatkan NFT gaming secara gratis, Anda bisa membeli Launchpad pass dari Liquidifty. Airdrop akan berisikan Axies, Aset dari Hexarchia, Thetan Arena, dan lain sebagainya.
NFT dan Siklus Hype Gartner
Bagaimana masa depan NFT di tahun 2022? Setelah penurunan dramatis dari penjualan, dan banyaknya rug pulls (seperti Frosties dan bored bunny), dan peretasan fantastis 600 milliar dollar dari Ronin chain, banyak yang berkata bahwa kesempatan sudah tertutup. Tetapi, Slava Mikhalkin, Co-founder dari Liquidifty memiliki pendapat yang berbeda:
Baca Juga: NFT Bisa Menjadi Pelengkap Ekosistem Antar Industri
‘Trend dari NFT sangatlah persis dengan apa yang disebut dengan siklus Hype Gartner. Tahap kedua disebut sebagai ‘Puncak ekspektasi yang menggembung’, dan itulah yang kita saksikan di akhir musim Semi dan musim Panas. Apakah Anda tahu tahap ketiganya? Tahap melewati kekecewaan. Itu adalah tahap dimana orang menyebut NFT sebagai hal yang tidak berguna, karena JPEGs mereka tidak mencapai 10x atau karena projek mereka tidak mendapatkan hasil yang memuaskan.’
Tetapi setelah tahap kekecewaan akan datang tahap pencerahan dan akhirnya Puncak produktivitas Gartner’s. Itu adalah tahap dimana kita akan melihat banyaknya hasil menjanjikan dari banyaknya teknologi yang kami uji cobakan saat ini, seperti kepemilikan bersama dari NFT, Cross-chain oracles, ekonomi Game-Fi yang sempurna, Peminjaman dengan jaminan NFT, dan lainnya. Saya percaya bahwa pada tahun 2022, industri ini akan menapaki nilai maksimalnya – seperti memaksimalkan keuntungan cepat untuk pencipta NFT. Dan di tahun 2023 akan menjadi tanda mulainya tahap produktivitas.
Tag
Berita Terkait
-
Orang Bandung Bikin NFT Marketplace ZoneBox, Bisa Raup Cuan dari Jual Karya Tulis
-
The Best 5 Oto: Hyundai Terjun ke Pasar NFT Bersama Meta Kongz, Imbauan Tentang Mudik Lebaran 2022, Helm Motor Norwegia
-
Hadirkan Metamobility dan Meta Kongz, Hyundai Jadi Perusahaan Otomotif Perdana yang Tampil di Pasar NFT
-
NFT Tweet Pendiri Twitter Dijual Lagi, dari Harga Miliaran Kini Hanya Jutaan
-
Viral Agus BM Everyday, Jual Chat Aneh dari Teman Menyebalkan sebagai NFT
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Xiaomi 17 Max Siap Menggila! Bawa Baterai 8.000mAh, Kamera Leica 200MP dan Snapdragon Terbaru
-
Fakta Mengejutkan! Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol, Menkomdigi Beri Peringatan
-
5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
-
Harga MacBook Neo Resmi di Indonesia, Pre-Order Dibuka Hari Ini
-
TSMC Prediksi Industri Chip Global Tembus Rp24 Kuadriliun pada 2030, AI Jadi Mesin Utama Pertumbuhan
-
Pre-Order MacBook Neo Resmi Dibuka, Ini Jadwal PO dan Bonus Menarik dari Reseller Apple di Indonesia
-
Biwin Pamer SSD PCIe Gen5 Super Kencang di COMPUTEX 2026, Kecepatan Tembus 14.000 MB/s
-
Dell Rilis Laptop Gaming Alienware 15 Terjangkau, Pakai RTX 5060 dan Desain Lebih Ringkas
-
3 HP Baru Xiaomi Segera Rilis, Bawa Kamera Leica dan Baterai Jumbo
-
55 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 Mei 2026: Klaim Sky Effect, Incubator, dan Skin Eclipse