Suara.com - China akan memulai perburuan eksoplanet berbasis luar angkasa pertamanya jika proposal dari Shanghai Astronomical Observatory (SAO), mendapat lampu hijau musim panas ini.
Dalam misi tersebut, China akan meluncurkan Teleskop Bumi 2.0 yang akan menghabiskan empat tahun mengorbit Matahari-Bumi.
Di sekitar orbit itu, China akan menempatkan tujuh teleskop untuk mengamati tanda-tanda peredupan saat planet transit atau lewat di depan sebuah bintang saat mengorbit.
Target utamanya adalah eksoplanet seukuran Bumi dengan orbit serupa di sekitar bintang mirip Matahari.
Misi ini membutuhkan sensitivitas tinggi untuk melihat sinyal transit planet kecil, serta pemantauan jangka panjang.
Teleskop tersebut akan mengukur ukuran planet dan periode orbit untuk mengidentifikasi kandidat untuk pengamatan lanjutan yang terkait kelayakhunian potensial planet.
"Kandidat planet ini dapat ditindaklanjuti dengan teleskop berbasis darat untuk mendapatkan pengukuran tentang berapa massa dan kepadatannya," kata Ge Jian, profesor di SAO, dikutip dari Space.com, Rabu (11/5/2022).
Misi tersebut akan menindaklanjuti pengamatan area luar angkasa yang dipelajari oleh teleskop luar angkasa Kepler NASA selama sembilan tahun.
Tapi Teleskop Bumi 2.0 akan memiliki bidang pandang yang jauh lebih besar. Artinya, teleskop dapat mengamati area yang lebih luas.
Baca Juga: China Larang Anak di Bawah Umur Tonton Live Streaming di Atas Jam 10 Malam
Bidang pandang Kepler adalah 115 derajat persegi dan mampu mengamati setengah juta bintang serta menemukan 2.392 eksoplanet.
Sayangnya, dari ribuan planet tersebut, tidak ada satu pun planet yang berada di sekitar bintang mirip Matahari yang berpotensi sebagai kembaran Bumi.
Sebagai perbandingan, Teleskop Bumi 2.0 akan mencakup 500 derajat persegi dan diharapkan memantau 1,2 juta bintang, selama empat tahun misi dengan enam hingga tujuh teleskop yang memiliki bukaan 30 cm.
"Jika tingkat kemunculan Bumi 2.0 adalah 10 persen, maka kita perlu mencari sekitar 2.000 bintang tipe Matahari untuk mendeteksi transit Bumi 2.0," tambah Ge.
Simulasi survei para peneliti menunjukkan bahwa teleskop dapat mendeteksi sekitar 30.000 planet baru.
Khusus teleskop ketujuh akan dibekali kepekaan untuk mendeteksi planet berbatu yang dingin atau mengambang bebas seukuran Mars.
Keputusan tentang pendanaan misi Teleskop Bumi 2.0 diharapkan akan diumumkan pada Juni 2022.
Jika misi Teleskop Earth 2.0 dipilih, tim akan mulai menyiapkan satelit untuk peluncuran pada 2026.
Berita Terkait
-
Ilmuwan Temukan Eksoplanet yang Memiliki Hujan Besi di Dalamnya
-
Astronom Temukan Eksoplanet dengan Waktu Orbit Terpendek
-
Peringatan 100 Tahun, 780 Ribu Orang Beri Nama 112 Bintang dan Eksoplanet
-
Gunakan Bahasa Nias, Indonesia Sumbang Nama Penamaan Bintang dan Eksoplanet
-
Microlensing, Cara Astronom Temukan Eksoplanet
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP
-
XLSmart Perluas 5G Blanket Coverage di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan Lebih dari 300 BTS 5G
-
3 HP POCO X Series yang Desain Kameranya Mirip iPhone 17, Harga Mulai Rp5 Jutaan
-
Kolaborasi Honor of Kings dengan InuYasha, Hadirkan Skin Eksklusif hingga Gameplay Baru
-
Samsung Boyong Fitur AI Canggih ke HP Mid-range lewat Galaxy A27
-
Spesifikasi Samsung Galaxy A27 5G, Peningkatan Apa yang Ditawarkan?
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja