Suara.com - Google bakal hapus aplikasi lawas yang ada di toko aplikasi Play Store.
Dihapusnya aplikasi lawas ini bakal menurunkan hampir sepertiga aplikasi yang tersedia di Google Play Store.
Upaya Google ini mirip dengan Apple yang mau menghapus aplikasi lawas yang tak diperbarui selama dua tahun di App Store.
Jika Apple menghapus sekitar 650.000 aplikasi, maka Google menghapus 869.000 aplikasi.
Mengutip Android Authority, Senin (16/5/2022), Google bakal menyembunyikan aplikasi tak diperbarui itu sehingga pengguna tak bakal menemukannya sampai pengembang aplikasi memberikan update.
Alasan kedua Google menyingkirkan aplikasi karena untuk melindungi keamanan penggunanya.
Sebab aplikasi lama tidak memanfaatkan update di Android dan iOS, Application Programming Interface (API) baru, atau metode pengembangan baru yang menghadirkan peningkatan proteksi.
Akibat itu, aplikasi lama berpotensi memiliki celah keamanan ketimbang aplikasi yang mendapatkan pembaruan.
Di saat yang sama, beberapa developer mengeluhkan kebijakan dihapusnya aplikasi yang belum menerima update selama dua tahun.
Baca Juga: Bawa Spesifikasi Premium, Google Akhirnya Rilis Pixel Buds Pro
Contohnya adalah pengembang game indie, di mana mereka memang hanya memberikan update sedikit karena produknya memang dibuat sederhana.
Mereka juga merasa kalau kebijakan Apple dan Google tidak adil.
Kendati begitu, kedua perusahaan tampaknya tidak akan mengubah keputusan. Kebijakan ini juga dinilai tepat untuk melindungi keamanan pengguna.
Berita Terkait
-
Pengguna Gadget Bisa Masuk Tanpa Kata Sandi? Apple, Google, dan Microsoft Berikan Solusi Terbaru
-
Kalahkan Safari Apple, Microsoft Edge Jadi Browser Desktop Terpopuler Kedua di Dunia
-
6 Alasan Mesin Pencari Yandex Lebih Baik dibanding Google
-
Google Rilis Emoji Hitam Putih, Nostaliga HP Jadul
-
Wajib Tahu, Inilah 6 Situs Pecarian Selain Google yang Lebih Privat
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact