Suara.com - Investor optimistis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, demikian Chief Marketing Officer PT Jarvis Aset Manajemen Kartika Sutandi, CFA. mengatakan.
Hal tersebut salah satunya terbukti dengan naiknya beberapa saham perusahaan digital nasional seperti PT Goto Gojek Tokopedia terus mengalami peningkatan sejak terkoreksi di bulan Mei.
"Ini sebagai salah satu bentuk investor pasar modal Indonesia yang masih mempercayai saham di sektor teknologi. Terlebih lagi GOTO dan BUKA merupakan aplikasi yang dibangun dan dibuat oleh putra putri Indonesia," kata Kartika dalam siaran pers dikutip Kamis (9/6/2022).
Pada penutupan 8 Juni, emiten berkode GOTO ini ditutup menguat menjadi Rp 378 atau naik 3,85 persen. Kenaikan saham GOTO juga diikuti oleh saham Bukalapak yang juga ditutup menguat di penutupan pasar 8 Juni.
Emiten yang mempunyai kode BUKA ini ditutup menguat 2,86 persen menjadi Rp288. Padahal beberapa saham blue chip lainnya tengah mengalami koreksi akibat sentimen meningkatnya inflasi di Amerika.
"Harga saham GOTO yang saat ini mengalami kenaikan merupakan bukti investor masih percaya dengan bisnis yang dijalankan oleh Gojek dan Tokopedia. Gojek dan Tokopedia merupakan salah satu emiten teknologi berpotensi mendapatkan keuntungan dari digital ekonomi Indonesia yang akan terus tumbuh," kata Kartika.
Selain GOTO dan BUKA, emiten teknologi, bank digital juga mengalami kenaikan harga saham. Bank Jago misalnya, emiten yang memiliki kode ARTO ini juga mengalami kenaikan harga saham menjadi Rp8.525 atau meningkat 3,96 persen. Allo Bank Indonesia juga mengalami kenaikan tipis 0,79 persen atau menjadi Rp3.850.
Saham GOTO dipatok Rp338 per lembar saat mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jika membeli saham pada saat IPO, investor berpeluang mendapatkan capital gain Rp30 per lembar saham atau 11,8 persen. Kenaikan harga saham GOTO ini juga memberikan potensi keuntungan Telkomsel.
Jika mengacu pada pembelian saham GOTO oleh Telkomsel di Rp 270 dan di mark to market dengan harga saham penutupan 8 Juni 2022, maka Telkomsel berpotensi untuk mendapatkan capital gain sebesar Rp108 per lembar saham atau 40 persen.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,3 sampai 5,9 persen dengan sumber pertumbuhan dari sisi pengeluaran atau konsumsi di kisaran 5 persen. Skenario optimistis itu tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rancangan Awal Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2023.
Baca Juga: Kevin Aluwi Mundur dari CEO Gojek, Pindah ke Jajaran Komisaris GoTo
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan hal itu sangat mungkin dicapai karena pemerintah terus memberikan dukungan melalui investasi dan pembiayaan stimulus perpajakan, mendorong daya saing investasi dan ekspor, serta peningkatan kapasitas sumberdaya manusia termasuk melalui Program Kartu Prakerja dan adopsi teknologi digital nasional.
Bahkan, Pemerintah juga akan memanfaatkan momentum Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022. Indonesia menetapkan tiga prioritas nasional dalam Presidensi G20 yakni berkaitan dengan arsitektur kesehatan global yang lebih inklusif, transformasi digital khususnya digital economy, dan yang ketiga terkait dengan transisi energi. [Antara]
Berita Terkait
-
Merger Grab - GoTo Tersandung Saham Telkomsel, KPPU Belum Terima Notifikasi
-
Wamenkum: Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa Kini Tak Terelakkan Lagi
-
Akselerasi Ekonomi Digital: Inovasi dan Kolaborasi Jadi Kunci Pertumbuhan Inklusif Indonesia
-
GOTO Diborong BlackRock dan Vanguard, Target Harga Saham Capai Rp 100 Tahun Ini?
-
Ketika Uang Tunai Tak Lagi 'Sakti' di Negeri Sendiri? Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Memori HP Penuh Gara-Gara WhatsApp? Ini Tips Bersihkan Sampah Media Tanpa Hapus Chat Penting
-
Telkomsel - Nuon Hadirkan IndiHome Gamer Full 1:1 Speed, Internet Rumah Khusus Gamer Mulai Rp290.000
-
Update WhatsApp Terbaru, Pengguna Harus Bayar Langganan Agar Bebas Iklan?
-
Memori HP Cepat Penuh? Ini Cara Setting WhatsApp agar Tidak Otomatis Simpan Foto dan Video
-
ITSEC Asia Gandeng Infinix Perkuat Keamanan Digital
-
5 Tablet Rp2 Jutaan yang Lancar Buat Edit Canva dan Capcut
-
Siap Masuk ke Indonesia, Skor AnTuTu iQOO 15R Tembus 3,5 Juta Poin
-
7 Aplikasi Anti Spam Terbaik untuk Lindungi HP Orang Tua dari Penipuan Telepon
-
6 Langkah Darurat Ini Jika Orang Tua Terlanjur Klik Link Penipuan di WhatsApp
-
61 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 27 Januari: Klaim Diamond, Token Jujutsu, dan Emote Cursed