Suara.com - Samsung Electronics resmi meluncurkan Bespoke AirDresser di Indonesia. Ini adalah perangkat modern untuk merawat pakaian dengan pintar dan efisien.
Samsung Bespoke AirDresser mampu menyegarkan pakaian dengan membersihkan debu, membuang 99 persen bau tak sedap, melenyapkan 99,9 persen bakteri, virus, dan kuman, serta menghilangkan kerutan.
Perangkat lemarin pintar ini membawa fitur baru Batik Care dan khusus dibuat untuk Indonesia. Fitur ini membuat perangkat memiliki performa mumpuni berbasis kecerdasan buatan (AI), juga desain yang cocok dengan interior rumah dan gaya hidup modern.
Head of Home Appliances Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, Melvin Rubianto menyatakan, Samsung Bespoke AirDresser dengan Batik Care Mode menghadirkan cara yang mudah untuk merawat batik agar tahan lama.
"Di saat kesehatan dan higienitas menjadi semakin penting, Bespoke AirDresser menawarkan cara yang pintar untuk menjaga sanitasi pakaian sekaligus tetap segar kapan pun dibutuhkan," kata Melvin dalam keterangannya, Kamis (23/6/2022).
Samsung Bespoke AirDresser memberikan alternatif cara membersihkan, dengan pertama-tama meniupkan angin kuat yang disebut JetAir pada gantungan pakaian untuk melepaskan kotoran dari serat kain.
Kemudian Bespoke AirDresser menggunakan uap bertemperatur tinggi lewat sistem JetSteam untuk mensanitasi pakaian, mengeliminasi 99,9 persen bakteri, virus, tungau debu, dan senyawa berbahaya lainnya.
JetSteam ini sangat cocok digunakan untuk selimut, mainan, bahkan pakaian bayi, menjaga bahan-bahan yang dikenakan anak bersih dan higienis, bebas dari kontaminan berbahaya.
Fitur UV Deodorizing Filter juga akan bekerja mengeliminasi bau-bau tak sedap seperti bau makanan, asap rokok, dan keringat. Caranya dengan menyemprotkan udara dan uap panas untuk melepaskan 99 persen partikel penyebab bau dari pakaian.
Baca Juga: Samsung Galaxy F13 Resmi Dirilis, Bawa Baterai 6000 mAh
Terdapat pula filter berbahan keramik supaya partikel-partikel yang lepas tidak mengkontaminasi pakaian yang ada di dalam. Dengan begitu konsumen pun terbebas dari bau asap rokok maupun keringat yang mungkin menempel saat mereka berada di kantor atau di perjalanan pulang.
AirDresser ini hadir dengan tiga buah Air Hanger yang dapat mengeluarkan udara dan uap panas ke pakaian untuk menghilangkan bau dan mengurangi kerutan. Untuk perawatan celana, AirDresser juga dilengkapi dengan weight kit untuk menghaluskan lipatan sehingga tidak kusut dan siap digunakan.
Samsung menghadirkan mode pembersihan khusus Batik Care Mode di Bespoke AirDresser bagi konsumen Indonesia untuk perawatan batik yang lebih mudah. Batik Care Mode memaksimalkan pengeringan yang lembut pada suhu rendah, yaitu antara 40-450C, dan pengeringan dilakukan selama 30 menit.
Melalui cara ini, serat dan warna batik tetap terjaga dengan baik. Bahan batik pun tidak cepat rusak atau menyusut. Fitur ini cocok bagi konsumen yang rutin menghadiri acara-acara formal dan resmi dan ingin tampil dengan setelan batik yang selalu terlihat bersih dan fresh.
Bespoke AirDresser juga pintar dengan beberapa fungsi berbasis kecerdasan buatan (AI). Dengan aplikasi SmartThings, AirDresser bisa dikontrol dari jarak jauh seperti menyalakan, pause, menerima notifikasi, maupun rekomendasi cycle di smartphone tanpa perlu berada di dekat perangkat.
Fitur AI Pattern akan mempersonalisasi kinerja Bespoke AirDresser berdasarkan kebiasaan pengguna seperti cycle pembersihan yang paling sering dipakai. Supaya pengguna tak perlu repot mengatur ulang opsi dan setting setiap kali menggunakan peralatan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
Terkini
-
Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis
-
IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026
-
Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo
-
Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026
-
Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli
-
Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max
-
Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham
-
Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila