Suara.com - Indonesia menawarkan kerja sama yang bersifat resiprokal kepada perwakilan negara mitra anggota International Telecommunication Union, diwujudkan dengan saling memberikan dukungan terutama dalam kegiatan internasional.
Indonesia sendiri kini tengah mencalonkan diri sebagai anggota dewan ITU.
"Kita perlu menggalang kerja sama dengan anggota ITU agar Indonesia, sekali lagi dipercaya untuk mewakili Region E - Asia dan Australasia di ITU Council," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate melalui pernyataannya, Kamis (30/6/2022).
Indonesia secara aktif berpartisipasi dan berkontribusi maksimal dalam setiap forum internasional termasuk yang diadakan ITU untuk mencapai tujuan menghubungkan yang tidak terhubung.
Secara aktif Indonesia juga menyoroti proses kerja ITU yang transparan, akuntabel dalam pembiayaan, dan proses rekrutmen seleksi auditor eksternal. Indonesia secara aktif menyuarakan dan mengundang semua negara anggota untuk mempertimbangkan representasi geografis yang adil.
"Serta menekankan pentingnya memberikan pijakan yang sama bagi semua negara anggota untuk berkontribusi. Sebagaimana diketahui, ITU berperan sebagai United Nations Specialized Agency for Information and Communication Technologies (ICT)," kata Plate seperti dilansir dari Antara.
Pemerintah mencalonkan Dr. Meiditomo Sutyarjoko sebagai anggota Radio Regulatory Board (RRB). Sepak terjang Indonesia di ITU sudah berlangsung lama, tercatat Indonesia sudah menjabat sebagai anggota Dewan ITU sejak 1988.
Selama menjadi anggota ITU, Indonesia pernah mengusulkan lima kursi tambahan untuk Dewan Region A, D dan E. Usulan itu diadopsi pada Plenipotentiary Conference 2010.
Indonesia juga ikut menggagas proposal untuk restrukturisasi ITU agar organisasi tersebut bisa berjalan lebih efektif dan efisien. Usulan tersebut mendapat suara bulat dan diadopsi Plenipotentiary Conference 1992 di Jenewa, Swiss.
Baca Juga: Calonkan Diri jadi Anggota Dewan ITU, Indonesia Usung Tiga Agenda
Menteri Plate memastikan Indonesia terus berkontribusi untuk ITU, antara lain dengan mendorong pemberdayaan perempuan di ITU. Perempuan perlu diberikan kesempatan lebih banyak akses, lebih banyak ruang, dan lebih banyak kesempatan untuk tumbuh dan terlibat dalam pekerjaan ITU. [Antara]
Berita Terkait
-
Perjalanan Haya Mencari Arti Kehidupan dalam Novel 'Apa Itu Pulang?'
-
Ulasan Novel Cantik itu Luka: Ketika Kecantikan Justru Menghadirkan Luka
-
Buku Karena Hidup Enggak Sebercanda Itu, Motivasi yang Menenangkan Jiwa
-
Menikah Bukan Sekadar Cinta: Ulasan Buku Karena Menikah Tak Sebercanda Itu
-
Apa Itu IGRS? Viral Usai Game Populer Kena Blokir
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital
-
vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya