Suara.com - Nama Ryokugyu atau Aramaki sering disebut-sebut menjelang saga akhir dari anime One Piece. Apakah Ryokugyu pengguna Buah Iblis Logia?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kemunculan Admiral Green Bull yang ditunggu-tunggu para penggemar di serial One Piece akhirnya terwujud.
Sosoknya muncul kembali di chapter 1052 kemarin, di mana ia seolah terbang menuju Wano.
Kemudian, pada bab 1053 penggemar juga mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang sosok Banteng Hijau, mulai dari namanya hingga kekuatannya. Ternyata nama asli Banteng Hijau itu sendiri adalah Aramaki.
Penggemar akhirnya juga mengetahui bahwa Green Bull sebenarnya memiliki kekuatan buah iblis di mana ia dapat menumbuhkan berbagai tanaman. Selain itu, ia juga bisa menyerap cairan dari mana saja.
Inilah alasan mengapa Aramaki bisa bertahan selama tiga tahun tanpa makan. Ya, karena dia bisa menyerap cairan apapun dari mana saja dan mengambil gizinya untuk kelangsungan hidupnya sendiri.
Berbicara tentang kekuatan buah iblis Aramaki, sayangnya belum ada informasi mengenai nama dan jenis buah iblis tersebut.
Namun, banyak penggemar berteori bahwa buah iblis Aramaki/Ryokugyu ini adalah jenis Paramecia, yang memungkinkannya menanam tanaman serta menggunakan energi orang lain.
Meski cukup masuk akal, namun ada juga spekulasi lain terkait hal ini.
Baca Juga: Fakta One Piece: Pengaruh Shirahoshi Sebagai Poseidon
Mungkin Buah Iblis tipe Logia di One Piece
Teori lain menjelaskan bahwa kemungkinan buah iblis Aramaki bukanlah Paramecia, melainkan Logia.
Secara teori, buah iblis tersebut disebut Uddo Uddo no Mi atau Buah Kayu Kayu.
Aramaki mungkin telah berhasil membangkitkan kekuatan buah iblis yang memungkinkannya untuk kemudian menumbuhkan jenis tanaman lain.
Pada bab 1053, pada panel yang menunjukkan bentuk fisik sosok Aramaki, tampak jarinya berbentuk akar pohon.
Lalu, bagaimana kawasan Udon dan kawasan lain yang sebelumnya gersang tiba-tiba berubah menjadi hijau dan penuh tanaman menjadi bukti lain dari teori ini?
Berita Terkait
-
Luffy cs Ramaikan Sekolah: Mengapa Karakter One Piece Jadi Favorit 'Ritual' Tahun Ajaran Baru
-
Nami Jadi Model Sepatu? Intip Bocoran Cerita Unik di 'One Piece: Heroines' yang Tayang di Netflix
-
Syuting One Piece Live Action Season 3 Resmi Rampung, Kapan Tayang?
-
Anime THE ONE PIECE Rilis Teaser Perdana, Mayumi Tanaka Kembali jadi Luffy
-
Anime ONE PIECE HEROINES Ungkap Lagu Tema oleh AiNA THE END, Tayang 5 Juli
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Menemukan Cinta di Jalur Pendakian
-
Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya
-
Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'