Suara.com - Para ilmuwan berlomba-lomba menciptakan inovasi-inovasi yang bisa membantu kehidupan manusia. Tak terkecuali para ilmuwan di bidang militer.
Para ilmuwan militer berinovasi agar persenjataan atau sumber daya militernya tidak terkalahkan dari negara lain.
Hal ini juga untuk mengantisipasi jatuhnya banyak korban, banyak negara mengembangkan penelitian-penelitian militer.
Bahkan, tak sedikit ilmuwan yang membuat eksperimen aneh yang berujung gagal. Penasaran eksperimen seperti apa?
Berikut eksperimen militer aneh yang gagal seperti dirangkum untuk kamu:
1. Korps Unta AS
Pada 1856, Sekretaris Perang Jefferson Davis mengimpor lusinan unta dari Afrika dan Turki.
Dia menyebut mereka "kapal gurun", percaya bahwa unta akan lebih unggul daripada kuda dan bagal di medan yang keras dan gersang.
Bahkan, ada beberapa uji coba yang berhasil untuk mendukung klaim Davis.
Baca Juga: Pentagon Resmi Buka Kantor Khusus Investigasi UFO
Pada 1855, Kongres meloloskan Amandemen Perisai. Amandemen ini mengalokasikan 30.000 dolar AS untuk pembelian unta.
Berbulan-bulan dihabiskan untuk melatih warga sipil dan tentara tentang hewan gurun pasir ini.
Pada 1857, Korps Unta terdiri dari 70 hewan. Pada 1861, Perang Saudara Amerika menarik perhatian Kongres, dan eksperimen unta ditinggalkan.
Pada 1864, unta yang tersisa dijual di pelelangan umum seharga $1.945.
2. Bom Gay
“Bom Gay” bukanlah senjata yang menargetkan kaum gay. Bom gay dirancang untuk "mengubah" musuh menjadi gay menggunakan senyawa kimia yang dikembangkan di laboratorium.
Berita Terkait
-
Eksperimen Neuralink Elon Musk pada Monyet, Diduga Ekstrem
-
Seekor Ayam Ditangkap Pentagon Gara-Gara Berhasil Terobos Markas Departemen Pertahanan AS
-
Tak Menyerah soal Alien, Pentagon Bangun Kantor UFO Baru
-
Piring Terbang NASA Melesat di Atas Lautan Pasifik
-
Drone Rekam Pembangunan "Kampus Piring Terbang" Apple
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?