Suara.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendukung pengembangbiakan burung paruh bengkok yang merupakan spesies yang dilindungi melalui penandatanganan kerja sama antara Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN dan CV Pasundan di Penangkaran Cibinong Science Center BRIN di Jawa Barat.
“Ada kurang lebih 85 jenis burung paruh bengkok dan semua jenis sudah dilindungi. Informasi biologi tentang burung ini pun sangat minim. Untuk mengetahui pakannya kita perlu penelitian,” kata penanggung jawab kerja sama sekaligus Peneliti Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN Siti Nuramaliati Prijono, Jumat (5/8/2022).
Pengembangbiakan burung paruh bengkok dilakukan dengan tujuan meningkatkan populasi burung tersebut dan melakukan konservasi sehingga diharapkan ke depannya masyarakat tidak mengambil dari alam, tetapi bisa dari hasil penangkaran burung itu.
Siti mengatakan burung paruh bengkok merupakan burung liar sehingga masih agak sulit untuk bisa beradaptasi di penangkaran. Untuk ke depannya, perlu mengumpulkan informasi biologi dari burung paruh bengkok yang ada di Indonesia.
“Indonesia merupakan pusat keragaman burung paruh bengkok. Mudah-mudahan makin banyak peneliti di Indonesia yang melakukan penelitian burung paruh bengkok,” tuturnya.
Ada tiga kelompok burung paruh bengkok, yaitu pemakan biji, pemakan buah dan pemakan nektar. Burung paruh bengkok pemakan biji lebih mampu bertahan hidup dibandingkan pemakan nektar.
Dalam upaya meningkatkan populasi burung paruh bengkok, periset BRIN memilih jenis yang pemakan nektar, karena tantangan untuk hidup di kandang jauh lebih tinggi dan pakan yang lebih sulit.
Melalui kegiatan penelitian, periset BRIN telah menemukan formula makanan agar burung paruh bengkok bisa bertahan hidup dan berkembang biak di penangkaran.
"Di awal penelitian memang ada burung yang mati, namun sekarang kami sudah menemukan formula makanan agar mereka bisa bertahan hidup dan berkembang biak. Perilaku di kandang harus selalu diamati agar mereka bisa bertahan hidup,” ujarnya. [Antara]
Baca Juga: Serpihan Roket China di Pindahkan ke Pontianak, BRIN: Akan Diselidiki
Berita Terkait
-
PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Beda dari UGM, BRIN Ragukan Gas Limbah Ayam Picu Api Misterius di Sleman
-
Pakai AI untuk Lambang Negara, BRIN Terjebak Kesalahan Fatal yang Tak Termaafkan?
-
BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan
-
3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda