Suara.com - Meta mendukung para kreator gaming untuk nantinya membagikan pengalaman imersif melalui metaverse ketika ekosistem realitas baru itu sudah sempurna.
Hal itu disampaikan Manajer Kemitraan Gaming untuk Meta di Indonesia Stelliana Siswanto dalam acara diskusi lewat Metaverse Cafe yang berlangsung di Titik Temu Cafe, Mbloc, Sabtu (6/8/2022).
"Evolusi teknologi menuju metaverse akan membantu orang-orang, termasuk kreator gaming untuk selangkah lebih awal merasakan bagaimana metaverse dapat memberikan pengalaman imersif saat berinteraksi dengan komunitas," kata Stelliana seperti dilansir dari Antara.
Ia melanjutkan bahwa saat ini Indonesia masih dalam tahap awal menuju metaverse.
"Kami akan terus mendorong kreator gaming untuk memanfaatkan potensi metaverse dan memberikan dampak ekonomi bagi komunitas,” imbuh dia.
Indonesia memang termasuk menjadi salah satu negara yang mulai melihat metaverse sebagai teknologi yang perlu dikembangkan.
Luthfi Halimawan, pemain game yang terlibat dalam diskusi mengatakan metaverse juga menjadi babak baru bagi para gamers. Hal itu karena para pemain game berpotensi merasakan pengalaman baru dan berbeda dari teknologi game masa kini.
“Metaverse akan membuat pengalaman bermain game menjadi tidak biasa dan jauh berbeda dari apa yang saat ini kita rasakan. Pengalaman imersif yang diberikan oleh metaverse akan membuat seolah-olah kita dapat menjadi bagian dari game tersebut. Saya sangat menantikan kehadiran metaverse dan melihat apa yang dapat dilakukan untuk lebih terhubung dengan orang lain,” ujar Luthfi.
Meta hingga 7 Agustus 2022 menghadirkan pengalaman bagi masyarakat di Ibu Kota Jakarta untuk merasakan gerbang dari metaverse lewat Metaverse Cafe di Titik Temu M Bloc Space.
Baca Juga: Meta Gelar Metaverse Cafe, Beri Pengalaman Metaverse yang Sesungguhnya
Ada sepuluh kreator yang membagikan kisah unik mereka disertai 20 pengalaman Augmented Reality (AR) yang bisa dicoba langsung oleh masyarakat. [Antara]
Berita Terkait
-
Kemendikdasmen Gandeng Skolla Hadirkan Pengalaman AI dan Metaverse di Belajar Online
-
Gagal Total di Metaverse, Bos Facebook Pede Cuan dari AI
-
4 Program Makassar Jadi Low Carbon City, Salah Satunya Angkutan EV
-
Suzuverse Mengubah Paradigma Metaverse dengan Mengintegrasikan Teknologi AI dan Blockchain
-
Kisah Gadis Dirudapaksa Virtual di Metaverse, Bagaimana Hukumnya?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Pranowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik