Suara.com - Para siswa pergi ke sekolah umumnya diantar oleh orang tua atau naik kendaraan umum yang melintas di jalur tersebut.
Tidak semua siswa memiliki uang untuk naik kendaraan umum ataupun diantar oleh orang tuanya.
Hal itu dialami oleh seorang bocah lelaki, yang harus meminta tumpangan kepada setiap kendaraan yang lewat agar mengantarnya ke sekolah.
Video viral di media sosial ini diunggah akun TikTok dr.helmiyadi_spot pada beberapa waktu lalu, pemilik akun dan istrinya tak sengaja bertemu dengan seorang bocah lelaki yang berdiri di pinggir jalan.
Bocah tersebut mengenakan seragam sekolah dan meminta tumpangan kepada pemilik akun.
Tanpa berpikir panjang, pemilik akun pun segera mengizinkan bocah lelaki itu untuk naik ke dalam mobilnya.
Ia bertanya kepada bocah tersebut tentang sekolahnya.
Rupanya, anak lelaki itu harus meminta tumpangan setiap hari kepada kendaraan yang lewat untuk pergi ke dan pulang dari sekolah.
Menurut penuturannya, jarak antara rumah dan sekolah bocah tersebut sejauh 10 kilometer.
Baca Juga: Yuk Intip Suvenir Tamu Undangan Upacara HUT RI ke-77 di Istana Negara, Ada Apa Saja?
Sementara itu, orang tuanya bekerja di daerah lain dan hanya pulang pada akhir pekan, sehingga tidak bisa mengantar anaknya pergi ke sekolah.
Saat ini, bocah itu hanya tinggal dengan kakeknya yang bekerja sebagai tukang sapu jalanan.
"Suatu pagi, kami melihat seorang anak berseragam sekolah di pinggir jalan meminta tumpangan. Katanya sejak pagi berdiri, tidak ada yang mau menolongnya. Dia bercerita setiap hari berangkat sekolah dengan hanya meminta tumpangan dari orang yang lewat di jalan. Jarak antara rumah dan sekolahnya sekitar 10 kilometer. Kedua orang tuanya bekerja di daerah lain dan hanya pulang akhir pekan," tulis pemilik akun.
Meski begitu, anak lelaki tersebut tidak menyerah dengan keadaannya dan memiliki cita-cita untuk tergabung ke dalam Korps Brigade Mobile atau Brimob.
"Cita-citanya ingin menjadi anggota Brimob. Tetap semangat ya nak, semoga tercapai cita-citanya," tambah pemilik akun.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 572.900 penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 167.400 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
Berita Terkait
-
Kocak! Aksi Bocil Freestyle saat Lomba Balap Karung
-
Bikin Iri, Ayah Ini Suapi Sang Putri yang Sudah Remaja Saat Naik Kereta Api
-
Aksi Paskibraka Ini Sigap Putar Badan Demi Merah Putih Berkibar Bikin Salut
-
Abah Lala Terharu Ojo Dibandingke Dinyanyikan di Istana, Warganet: Semoga Koplo Nggak Dipandang Sebelah Mata
-
Ngakak! Ikut Lomba Oper Air saat 17 Agustusan, Bocah Ini Malah Mandi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi