Suara.com - Ilmuwan dibuat terkejut dengan penemuan apa yang tampak seperti “Megalodon” setinggi 50 kaki atau 15,24 meter di Samudra Atlantik.
Sebuah posting Instagram yang merinci dugaan "penemuan" saat ini membuat gelombang di tengah momok hiu yang mengganggu perairan AS.
“Pada perjalanan penelitian hiu baru-baru ini, kami semua melihat bentuk ini muncul di pencari ikan kami selama beberapa menit,” tulis para peneliti di Institut Hiu Atlantik mengenai bentuk menyeramkan yang terdeteksi di perairan yang dirahasiakan.
Mereka awalnya mengira itu sebagai Megalodon, hiu prasejarah yang telah punah selama tiga juta tahun, dilansir laman New York Post, Kamis (8/9/2022).
Tangkapan layar terlampir dari pencari ikan menunjukkan tanda besar, yang tampaknya berbentuk hiu raksasa lengkap dengan sirip punggung.
Sayangnya, kegembiraan para ilmuwan dengan cepat memudar setelah monster mitos itu berubah menjadi sekumpulan ikan — dengan kata lain, itu adalah ikan haring merah.
“Kami menunggu salah satu tongkatnya lepas, namun, yang membuat kami kecewa, bentuknya mulai berubah menjadi kumpulan besar Atlantic Mackerel yang tergantung di sekitar kapal selama sekitar 15 menit,” keluh para peneliti yang kecewa.
“Sangat dekat, tapi sejauh ini! Megalodon (Otodus megalodon), menghilang lebih dari 3 juta tahun yang lalu dan kemungkinan akan tetap seperti itu, tetapi, selama beberapa menit, kami pikir dia telah kembali!”tambah peneliti.
Sampai sekarang, belum ada yang melihat Megalodon, juga dikenal sebagai hiu Megatooth, yang dilaporkan punah sekitar 2,58 juta tahun yang lalu, menurut Encyclopedia Britannica.
Baca Juga: 25 Ilmuwan Muda Papua Siap Bantu Rumuskan Kebijakan Hadapi Krisis Iklim
Ikan terbesar yang pernah dikenal, Megalodon, dilaporkan memiliki berat hingga 143.000 pon dan mencapai panjang maksimum 59 kaki - tiga kali lebih panjang dari hiu putih besar terbesar.
Predator mengerikan itu juga memiliki mulut selebar 10 kaki, yang kabarnya digunakan untuk melahap paus dan mangsa berukuran besar lainnya.
Sementara hiu itu sendiri belum terlihat oleh mata manusia, fosil gigi kolosalnya cukup umum dengan penemuan baru-baru ini datang pada 2020, ketika seorang perempuan Carolina Selatan menemukan satu yang beratnya satu pon.
Dalam insiden serupa tahun lalu, penumpang kapal pesiar terperangah setelah melihat hiu raksasa di Samudra Atlantik yang banyak pengguna media sosial berspekulasi adalah Megalodon.
Namun, yang lain menduga bahwa binatang itu adalah hiu penjemur, filter feeder yang tidak berbahaya sebesar bus tingkat.
Berita Terkait
-
Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata
-
Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO
-
Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS
-
Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland
-
11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja