Suara.com - Perusahaan teknologi asal Korea Selatan Samsung Elektronics.Co diperkirakan akan mengumumkan peta jalannya pada minggu ini untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050.
Sebagaimana dilansir dari Yonhap, Senin (12/9/2022), sumber mengatakan perusahaaan teknologi itu meningkatkan transisi nol bersihnya sejalan dengan tren industri global.
Samsung Electronics.co, kemungkinan akan mengumumkan rencana untuk bergabung dengan RE100. Dimana sebuah inisiatif perusahaan global yang dirancang untuk mengalihkan penggunaan energi ke sumber terbarukan, sebagai cara untuk menanggapi perubahan iklim dan masalah lingkungan lainnya. Hal itu menurut sumber industri yang mengetahui masalah tersebut.
Samsung, konglomerat terkaya Korea Selatan, tetap menjadi satu-satunya di antara empat perusahaan bisnis teratas negara itu, termasuk SK, Hyundai dan LG, yang belum meluncurkan rencana netralitas karbon.
Han Jong-hee, Wakil Ketua Samsung Electronics, mengisyaratkan pengumuman potensial di pameran elektronik konsumen IFA 2022 di Jerman awal bulan ini. Hal itu dikatakannya kepada wartawan bahwa perusahaan akan mengumumkan rencana keberlanjutan yang dapat dipraktikkan dengan tujuan yang jelas untuk mencapai target.
Menurut sumber tersebut, Samsung diharapkan untuk menguraikan rencananya tentang cara mengurangi gas rumah kaca yang dipancarkan langsung dari produksinya, yang dikenal sebagai "emisi Cakupan 1," dan tentang cara untuk mengurangi emisi dari sumber tidak langsung, seperti listrik dan AC. peralatan, yang dikenal sebagai "Emisi Cakupan 2".
Samsung telah mencapai 100 persen penggunaan energi terbarukan di lokasi produksi utama di luar negeri, termasuk di Amerika Serikat, Eropa dan China. Kendati demikian, pihaknya tetap berhati-hati untuk bergabung dengan RE100, dengan alasan penggunaan energi terbarukan yang rendah dalam operasi domestik.
Operasinya di Amerika Latin dan Asia Barat Daya diharapkan segera mencapai tingkat 100 persen, menurut perusahaan. Rasio yang sesuai di Brasil dan Meksiko masing-masing mencapai 94 persen dan 71 persen.
Baca Juga: Samsung Sindir iPhone 14, Fans Berat Apple: Kami Tetap Tidak Peduli
Berita Terkait
-
Samsung Sindir iPhone 14, Fans Berat Apple: Kami Tetap Tidak Peduli
-
iPhone 14 Diduga Tiru Warna Ungu BTS Mereka, Samsung Sindir Apple
-
Ratu Elizabeth II Pengguna Ponsel Samsung, Terima Telepon dari Dua Orang Saja
-
Samsung Beri Peringatan Penurunan Penjualan Chip Memori hingga 2023
-
Update! Daftar Lengkap Harga HP Samsung Edisi September 2022
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
Terkini
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya
-
Vivo Y500i Resmi Meluncur, Baterai 7.200mAh, RAM 12GB, dan Penyimpanan 512GB
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
4 HP HONOR dengan Prosesor Qualcomm Snapdragon: Performa Andal dan Harga Kompetitif
-
Samsung Pamerkan Masa Depan TV Berbasis AI di CES 2026, Siap Ubah Cara Orang Menonton