Suara.com - Pengembang ekstensi pemblokir iklan Google Chrome telah mengakui bahwa tidak ada "banyak gunanya" untuk rilis terbaru mereka karena beberapa fitur utama harus dihapus.
Raymond Hill, otak di balik ekstensi Chrome Origin uBlock yang populer, membuat komentar dalam komitnya tentang versi baru di GitHub, mengacu pada peralihan Google yang akan datang ke Manifest v3 (MV3) API.
Hill mengutip langkah untuk menahan "izin membaca/memodifikasi data yang luas" dari pengembang Chrome di bawah MV3 sebagai "faktor pembatas" dalam pengembangan versi baru ekstensi, merekomendasikan agar pengguna terus menggunakan ekstensi MV2 jika mereka ingin mendapat manfaat dari berbagai fitur uBlock Origin saat ini.
Perubahan API baru Google Chrome
Dalam pengembangan sejak 2018, MV3 API baru Google dikatakan melindungi keamanan dan privasi pengguna, serta menawarkan peningkatan kinerja material.
Penghapusan izin membaca dan memodifikasi data kunci yang diandalkan oleh sebagian besar alat privasi dan pemblokiran iklan, berbasis Chromium mungkin tampak seperti langkah positif ke arah ini.
Tapi, pengguna Chrome mungkin menemukan alat privasi lebih sulit ditemukan dan digunakan di masa mendatang, dilansir laman Techradar, Senin (12/9/2022).
Mereka mungkin melihat ke layanan VPN dan router VPN terbaik agar aman saat online, atau hanya browser web lain.
Sejak Januari, Google telah melarang pembuatan ekstensi MV2 baru, tetapi pada Januari 2023, pengembang tidak akan dapat memperbarui ekstensi pada API lama, dan ekstensi tersebut akan berhenti berjalan sepenuhnya di browser konsumen.
Baca Juga: Google Pixel Dilipat dan Tablet 'Pro' Diisyaratkan dalam Kode Android 13
Sejak saat itu, pengguna ekstensi pemblokiran iklan Google Chrome mungkin menemukan lebih banyak informasi munculan di situs web yang meminta mereka, untuk menerima cookie sebelum diizinkan melanjutkan penjelajahan, dan dialihkan dari situs web tanpa bertanya lebih sering.
Akibatnya, tidak pasti apakah akan ada banyak masa depan untuk versi Chrome dari pemblokir iklan dan alat privasi di tahun baru.
Berita Terkait
-
5 HP Paling Hot Agustus 2026: Vivo, Honor, Google, Oppo, hingga Poco Siap Sikat Pasar!
-
Google Siapkan 'Pixel Glow' dan Chip Tensor G6 untuk Dominasi HP Lipat 2026
-
Gemini Spark Hadir di Indonesia: Agen AI 'Mandiri' yang Bekerja 24/7 Saat Anda Tidur
-
AI sebagai Kompas Inovasi: Bagaimana Google Gemini Ubah Cara Anak Indonesia Belajar dan Berkreasi
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934
-
Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku
-
Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman
-
5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari
-
Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source
-
Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton
-
Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran
-
6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka
-
IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak
-
Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga