Suara.com - Oppo pada awal bulan ini mengumumkan rencana untuk menjual charger secara terpisah. Dengan kata lain, ponsel-ponselnya akan dijual tanpa charger di dalam kemasan.
Tetapi di Indonesia sepertinya rencana itu belum akan terwujud. PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto mengatakan kebijakan tersebut belum cocok untuk konsumen Indonesia.
"Itu kan dia (Oppo Eropa). Di Indonesia enggak ada," kata Aryo saat peluncuran Oppo Reno8 Pro 5G dan Reno8 Z 5G di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (15/9/2022).
Secara logika, lanjut Aryo, Oppo memiliki sebuah produk charger yang diberi nama SuperVOOC. Nah produk itu adalah salah satu keunggulan Oppo yang tidak dimiliki brand lain.
"Itu produk dari Oppo enggak bisa dihapus. Enggak ada brand lain yang bikin itu," tutur dia.
Untuk saat ini pihaknya masih menyertakan charger di dalam boks ponsel Oppo untuk para konsumen Indonesia. Ia pun memastikan agar pelanggan tak khawatir dengan rencana itu.
"Sampai saat ini tak ada (rencana menghapus charger) seperti itu. Makanya saya bilang tanya orang itu. Sekarang kan masih ada. Kenapa harus khawatir? Tak ada kekhawatiran buat itu," tandas Aryo.
Rencana dihapusnya charger ini dilontarkan oleh VP of Overseas Sales and Services Oppo, Billy Zhang. Komentar ini disebut dia ketika peluncuran Oppo Reno8 di pasar Eropa.
Melansir GSM Arena, ia menyebut kalau mulai tahun depan Oppo bakal menghapus adaptor charger di beberapa ponsel Oppo. Namun dia tidak menyebut perangkat mana saja yang tidak menyertakan charger dalam boks.
Baca Juga: Keluarga Oppo Reno8 di Indonesia Dipastikan Kebagian ColorOS 13, Ini Jadwalnya
"Kami akan mengeluarkan charger untuk tahun depan di beberapa produk. Kami punya rencana," kata Zhang.
Ia beralasan kalau tidak mudah bagi konsumen untuk mendapatkan akses ke charger SuperVOOC yang saat ini tersedia di boks ponsel. Jadi ketika Oppo memperluas operasi bisnisnya, dia bakal mengeluarkan charger dari boks dan menyediakannya di toko.
"Sehingga pengguna kami dapat membeli charger dan terus menggunakannya, bahkan ketika mereka memperbarui (upgrade) perangkatnya," jelas Zhang.
Berita Terkait
-
Oppo Watch X3 dan Enco Clip2 Resmi di Indonesia, Smartwatch Titanium dan TWS Stylish dengan AI
-
Berapa Lama Cas Motor Listrik dari 0 Sampai 100 Persen? Ini Estimasinya
-
Kelebihan dan Kekurangan Wireless Charger, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Beli
-
10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet
-
Ini Perbedaan Tipe EV Charger, Sesuaikan dengan Kapasitas Baterai Kendaraan Anda!
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP