Suara.com - Apple Pay Later menghadapi masalah teknis yang menyebabkan kemunduran peluncuran hingga tahun depan.
Fitur layanan beli sekarang, bayar nanti (BNPL) versi Apple, memungkinkan kamu melakukan pembayaran melalui Apple Pay dan kemudian membayarnya kembali dalam empat kali cicilan tanpa bunga.
Apple mengatakan, fitur Bayar Nanti (Pay Later) akan tiba dengan iOS 16 ketika pertama kali mengumumkan program di WWDC pada Juni lalu.
Tapi sekarang setelah iOS 16 keluar, Apple Pay Later belum muncul dan cetakan kecil di halaman iOS 16 Apple secara samar-samar mengatakan itu akan datang dalam pembaruan di masa mendatang.
Dilansir laman The Verge, mengutip Mark Gurman dari Bloomberg, Senin (26/9/2022),
Apple Pay Later adalah satu-satunya fitur iOS 16 yang belum dirilis di halaman yang tidak menyertakan jangka waktu kapan peluncurannya.
Fitur lain, seperti berbagi kunci dan pintasan Siri tanpa pengaturan, terdaftar sebagai "datang akhir tahun ini."
Mark Gurman percaya bahwa Apple tidak sepenuhnya yakin kapan Apple Pay Later akan siap diluncurkan,
Dia memperkirakan bahwa kita mungkin tidak akan melihatnya sampai rilis iOS 16.4 pada musim semi 2023.
"Tantangan teknis dan rekayasa yang cukup signifikan dalam meluncurkan layanan, yang menyebabkan penundaan, ”tambah Gurman.
Baca Juga: Dituduh Melacak Pengguna iPhone Meskipun Ada Fitur Privasi Apple, Meta Kena Gugat
Tidak jelas apa tantangan ini, tetapi peluncurannya berarti Apple harus mengambil tanggung jawab keuangan baru.
Pada Juni, laporan dari Bloomberg dan CNBC menunjukkan bahwa anak perusahaan perusahaan, Apple Financing LLC, akan menangani pinjaman untuk Apple Pay Later, tetap terpisah dari bisnis utama Apple.
Apple saat ini bermitra dengan Goldman Sachs untuk melakukan pemeriksaan kredit dan pinjaman untuk Apple Card, kartu kredit berbasis Mastercard perusahaan, tetapi membawa layanan ini di rumah untuk Apple Pay Later.
Regulator pemerintah mulai lebih memperhatikan layanan BNPL, seperti Klarna, Affirm, dan Afterpay, karena berpotensi menimbulkan risiko bagi pelanggan.
Setelah Apple Pay Later diluncurkan, ia memiliki potensi untuk menjangkau lebih banyak pengguna daripada layanan BNPL lainnya, karena fitur tersebut akan dibangun langsung ke iPhone.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Xiaomi Rilis Redmi Soundbar Speaker 2 Pro 2026, Harga Lebih Terjangkau
-
5 Rekomendasi HP Oppo RAM 8 GB Terbaik 2026, Performa Gacor!
-
Oppo Reno 15 Pro Mini Debut: Bodi Mirip iPhone 17, Harga Lebih Murah
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 9 Januari: Raih Bundle Nightmare dan Skin Heartrocker
-
Berapa Harga POCO M8 Pro 5G? HP Kelas Menengah Rasa Flagship, tapi Minus Fitur Ini!
-
7 Laptop Gaming di Bawah Rp10 Juta Paling Worth It, Nge-Game Berat Lancar Jaya
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Tipis Rasa PC dengan Desain Ringkas
-
Mantan Sutradara Assassin's Creed: Tim Kecil Bakal Jadi Masa Depan Game AAA
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Januari: Klaim Shards dan Pemain PL 112-115
-
Honor Magic 8 Pro Meluncur di Pasar Internasional, Apa Bedanya dengan Versi China?