Nanda dan Patil mengatakan bahwa mereka ingin memberikan kembali kontrol yang lebih besar atas feed mereka kepada pengguna dengan perusahaan ini.
“Kami melihat teman dan keluarga kami terpengaruh oleh media sosial, dan bahkan menghapus aplikasi karena mereka tidak memiliki cukup opsi untuk mengubah apa yang mereka lihat," kata para pendiri.
Mereka ingin menempatkan pengguna dan bukan pengiklan, terlebih dahulu dengan aplikasi ini.
"Kami memulai dengan Instagram karena kami pikir aplikasi tersebut memiliki hubungan paling beracun dengan penggunanya," ucapnya dilansir laman Techcrunch, Rabu (28/9/2022).
Nanda mengatakan perusahaan berbicara dengan ratusan pengguna dan menemukan bahwa pengguna Instagram tidak senang dengan pengalaman jejaring sosial default.
Perusahaan telah menghadapi banyak kritik karena memprioritaskan konten yang disarankan secara algoritmik daripada posting oleh teman dan keluarga.
Pada Juli, jejaring sosial harus mengembalikan perubahan yang dibuatnya dengan umpan algoritmik.
Dalam beberapa minggu mendatang, pengembang ingin memperkenalkan fitur seperti umpan khusus dengan akun pribadi, berbagi umpan khusus dengan teman, dan mengunduh cerita untuk konsumsi offline.
Plus, mereka akan segera memungkinkan pengguna untuk mengurutkan umpan apa pun menggunakan filter seperti "terbaru", "panas" dan "terpopuler dalam minggu/bulan/semua".
Baca Juga: Cek Siapa Saja yang Unfollow Instagram Kamu, Lakukan Cara Ini !
Pembuat aplikasi juga merencanakan fitur jangka panjang seperti berbagi koleksi sebagai umpan dan membuat umpan kolaboratif.
Pendiri The OG App mengatakan mereka tidak khawatir tentang perubahan apa pun pada API Instagram saat ini dan berkonsentrasi untuk membangun produk yang solid bagi pengguna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan
-
Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia
-
Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam
-
Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia
-
Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store
-
7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming
-
POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia
-
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB