Suara.com - Ramai di lini media sosial di mana ada laporan terbaru tentang ponsel Samsung yang "meledak", atau setidaknya akan.
Bagi sebagian besar, itu mungkin akan segera membawa kilas balik Galaxy Note 7, yang menjadi andalan Samsung 2016 dan terbakar.
Kala itu, perusahaan menarik kembali ponsel yang rusak dan merilis batch baru Note 7 (setelah mengganti pemasok baterai).
Masalah tetap ada dan Note 7 akhirnya secara resmi dihentikan kurang dari dua bulan setelah peluncuran resminya.
Tapi kali ini, kasusnya sedikit berbeda. Masalah baterai yang baru-baru ini dilaporkan tampaknya mempengaruhi sponsel Samsung (baru berusia 18 bulan) yang tidak digunakan/diisi secara teratur.
Secara teknis, siapa pun bisa terpengaruh. Baterai di ponsel Samsung lama "meledak" (lagi).
Sederhananya, kamu biasa menyimpan ponsel Samsung di laci selama beberapa waktu (tanpa diisi daya).
Perangkat ini kemudian bisa tiba-tiba mulai mengembang dan mungkin pada akhirnya mulai terlihat seperti terbelah dua karena baterai yang kembung.
Pada titik ini, sel akan berkembang lebih jauh yang dapat menyebabkan ledakan atau/dan kebakaran.
Baca Juga: Google Pixel Butuh 60 Tahun Jika Mau Sesukses Samsung
Hal ini mungkin tidak diketahui secara umum, gadget apa pun yang berisi baterai Lithium-ion atau "baterai Li-ion" rentan terhadap kerusakan tersebut jika diperlakukan tanpa hati-hati.
Baterai lithium-ion menggunakan reaksi kimia untuk menghasilkan tenaga.
Seiring bertambahnya usia baterai, reaksi kimia ini tidak lagi sempurna, yang dapat mengakibatkan terciptanya gas (disebut outgassing), yang menyebabkan baterai membengkak.
"Lapisan internal tidak mempertahankan pemisahan yang tepat (karena kerusakan atau cacat), outgassing, pembengkakan, dan bahkan kebakaran dapat terjadi," jelas iFixit, dilansir lama Phone Arena, Senin (10/10/2022).
Sebetulnya, tidak hanya Samsung yang rentan terhadap masalah ini.
Seperti yang Arun Maini (Mrwhosetheboss) mengatakan dalam video, yang memulai diskusi tentang mengapa ponsel Samsung meledak
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Realme Watch S5 Hadir dengan Layar AMOLED Mewah, Baterai Tahan 20 Hari
-
Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?
-
Meta Punya Fitur Baru, Perketat Akun Remaja Instagram, Konten Dewasa dan Bahasa Kasar Kini Dibatasi
-
Smart Classroom Berbasis AI Mulai Masuk Sekolah Indonesia, Pembelajaran Digital Makin Canggih
-
Chipset Huawei MatePad Pro Max Terungkap: SoC Flagship, Tantang iPad Pro
-
MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar
-
Garangnya Spesifikasi Realme 16T: Baterai Jumbo 8.000 mAh, Kameranya Sony IMX852 50 MP!
-
7 Laptop Terbaik Pesaing MacBook Neo 2026: Prosesor Kencang, RAM 16 GB
-
5 Cara Unggah Video TikTok Tidak Pecah dan HD untuk Penjual Online, Bikin Penonton Tertarik
-
MacBook Neo Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Apple Warna-warni Ini Dibanderol Mulai Rp10 Jutaan