Suara.com - iQOO Neo 7 mulai dijual di China dan rumor tentang edisi kecepatan smartphone sudah mulai meningkat. Seperti dilansir dari Gizmochina, Selasa (1/11/2022), seorang tipster India yang populer telah membagikan beberapa spesifikasi utama dari dugaan iQOO Neo 7 SE dan mengungkapkan bahwa perangkat akan membawa spesifikasi yang sama dengan Neo 7 5G, kecuali untuk prosesornya.
Menurut Tipster Paras Guglani, iQOO Neo 7 SE akan hadir dengan layar AMOLED yang menawarkan kecepatan refresh 120Hz. Handset ini akan ditenagai oleh prosesor seri Snapdragon 8 yang dipasangkan dengan RAM 8GB/12GB.
Kendati demikian, hingga kini belum diketahui prosesor mana yang akan dikemas di dalam smartphone ini. Namun ada dugaan menggunakan chipset Snapdragon 8+ Gen 1.
Selain itu, Neo 7 SE diprediksikan memiliki baterai 5000mAh dan mendukung pengisian cepat 120W yang ekstrem. Untuk diketahui, Neo 6 SE hadir dengan baterai 4700mAh dan dukungan pengisian cepat 80W.
Handset ini juga disebut memiliki kamera utama 50 Megapiksel dengan dukungan optical image stabilization (OIS) di bagian belakang dan diprediksi akan memiliki pengaturan tiga kamera di bagian belakang.
Guglani mengatakan satu-satunya perbedaan antara iQOO Neo 7 SE dan Neo 7 5G adalah prosesornya. Neo 7 hadir dengan MediaTek 9000+ SoC.
Lebih lanjut, Neo 7 SE diprediksi akan debut di India sebagai Neo 7 5G. Detail tentang Neo 7 SE masih cukup singkat.
Namun iQOO belum mengkonfirmasi rincian tentang dugaan handset tersebut. Karena itu detail terkait spesifikasi iQOO Neo 7 SE masih menunggu informasi resmi.
Baca Juga: iQOO 11 Nongol di Database IMEI, Diprediksi Jadi iQOO 10 di India
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung