Ilustrasi tv digital. [Freepik]
Suara.com - Penghentian siaran TV analog sesuai dengan program Analog Switch Off (ASO) yang dijalankan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Meski memiliki sejumlah kelebihan bila dibandingkan saluran TV analog, bukan berarti TV digital tidak memiliki kekurangan.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut kekurangan yang terdapat pada TV digital :
- Bagi beberapa orang yang masih awam tentang teknologi digital mungkin akan kesulitan dalam proses instalasi STB (Set Top Box).
- Sinyal dan internet sangat memegang peranan penting, jika tidak mendapat sinyal maka gambar yang muncul hanya gambar pemandangan (tergantung STB yang digunakan).
- Jangkauan siaran setiap daerah akan mengalami perbedaan dalam jumlah channel yang bisa ditonton, karena belum semua stasiun tv menyiarkan siaran digital.
- Proses perpindahan dari satu channel ke channel lainnya memerlukan waktu yang lebih lama dari yang dibutuhkan tv analog.
- Harga alat siaran digital STB lebih mahal daripada alat siaran analog, berkisar antara 200-500rb.
Sementara itu, TV digital juga memiliki sejumlah kelebihan yang mungkin tidak bisa didapatkan pada saluran TV analog. Berikut beberapa kelebihan pada TV digital :
- Tv digital memiliki kualitas gambar yang lebih baik.
- Tidak ada tampilan buram semut seperti yang ada di tv analog.
- Suara yang dihasilkan dari tv digital lebih jernih daripada yang dihasilkan tv analog, karena tv digital dapat meminimalisir noise atau bising.
- TV digital dapat menerima siaran bahkan dalam keadaan bergerak, berbeda dengan TV analog yang jika digerakkan maka akan membuat gambar tidak stabil.
- Tayangan yang disiarkan pada TV digital lebih beragam.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Huawei Mate X7 Resmi Rilis 5 Maret 2026 di Indonesia: HP Lipat Tertipis dengan Kamera Ultra HDR
-
ROG Flow Z13-KJP Resmi Meluncur: Tablet Gaming Paling Powerful di Dunia, Cuma 50 Unit di Indonesia!
-
5 Pilihan HP yang Cocok untuk Game Berat, Anti Lag dan Spek Gahar
-
ASUS ROG 20 Tahun: Raja Gaming Indonesia Hadirkan Laptop Dual-Screen OLED 3K dan AI Generasi Baru
-
31 Kode Redeem FC Mobile 25 Februari 2026, Klaim Dunga dan Voucher Gratis
-
Terpopuler: 7 HP Paling Hemat Baterai Buat Mudik Lebaran, Roster MPL ID Season 17
-
53 Kode Redeem FF 25 Februari 2026: Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Angel Ungu
-
5 Pilihan Tablet RAM 16 GB Memori 512 GB Paling Murah untuk Kerja
-
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
-
Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli