Suara.com - Whatsapp merupakan platform perpesanan paling populer di dunia. Platform ini memungkinkan pengguna untuk mengobrol baik secara langsung maupun dalam grup.
Sebagaimana dilansir dari Gizmochina, Sabtu (12/11/2022), platform Whatsapp tampaknya telah membuat perubahan tertentu dalam programnya untuk meminimalkan beban notifikasi pada penggunanya.
Baru-baru ini, WhatsApp meningkatkan batas orang yang dapat bergabung dalam satu grup dari 256 menjadi 1024 orang.
Namun, kelemahan utama dari peningkatan batas adalah notifikasi.
Jika anda tidak menonaktifkan notifikasi secara manual di grup yang memiliki banyak peserta aktif, perangkat anda mungkin dibanjiri notifikasi. Dan ini pasti akan sangat mengganggu anda. Namun, WhatsApp kini telah menemukan solusi untuk itu.
Menurut WABetaInfo, WhatsApp versi beta 2.22.23.9 menyertakan fitur baru di mana grup dengan lebih dari 256 orang secara otomatis dibisukan secara default.
Ini berlaku untuk grup yang anda ikuti ketika mereka mencapai 256 anggota.
WhatsApp juga akan secara otomatis membisukan grup ketika anggota ke-257 bergabung. Jika anda memilih, anda dapat membunyikan grup secara manual.
Ini mungkin bisa diterapkan jika grup dimoderasi dengan baik, dan jika anda berharap untuk bergabung dalam percakapan.
Baca Juga: TERBARU! Sudah Rilis Di Indonesia, Ini Fungsi dan Fitur Komunitas WhatsApp
Perubahan perilaku grup besar ini diterapkan secara bertahap, meskipun hanya beberapa penguji beta yang tampaknya memiliki akses ke sana untuk saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi