Suara.com - Electronic Arts (EA) resmi mengumumkan musim ketiga dari ajang Indonesian Living Legends Exhibition Match. Ini adalah kompetisi untuk game Apex Legends Mobile dengan total hadiah Rp 50 juta.
Indonesian Living Legends musim ketiga hadir dengan rintisan format kompetitif baru, di mana akan ada kaitan antara gelombang pertama hingga terakhir atau Grand Final.
EA melanjutkan, hal ini berbeda dari kedua musim sebelumnya di mana kompetisi terdiri dari lima rangkaian gelombang ini tidak saling berkaitan satu sama lain.
"Pada musim terbarunya ini, pihak penyelenggara akan menjalankan format yang berbeda dibandingkan dengan yang diterapkan dalam musim sebelumnya," kata EA dalam keterangannya, Selasa (6/12/2022).
Indonesian Living Legends S3 tersusun dari tiga Gelombang Kualifikasi, satu Gelombang Undangan / Wildcard, dan satu Gelombang Grand Final. Dalam Gelombang Kualifikasi 1 hingga 3 sebanyak empat tim teratas dari setiap gelombangnya akan diundang untuk kembali berlaga di Gelombang Grand Final.
Sedangkan Gelombang Wildcard akan terdiri dari tim undangan yang dinilai pantas untuk mendapatkan kesempatan kedua agar kembali bertanding. Lalu enam tim teratas dari gelombang ini pun berhak masuk ke Grand Final.
"Sehingga, terdapat total 18 tim yang akan berpartisipasi di Grand Final nantinya," papar EA.
Mengusung tema utama “Zamrud Khatulistiwa”, total hadiah utama yang diperebutkan pada Indonesian Living Legends Season 3 yakni sebesar Rp 50 juta. Namun total hadiah ini dibagikan berdasarkan bobot ke seluruh gelombang.
Adapun bobot terbesar diberikan sebanyak 60 persen untuk Grand Final.
Baca Juga: Apex Legends Mobile Sabet Game of the Year di Android dan iOS
Selain hadiah utama, terdapat juga hadiah tambahan berupa Charm “Skull Charm” untuk semua pemain yang bergabung, skin Caustic “Will of Totem” dan R301 Skin “Shifting Sandstone” untuk semua pemenang Gelombang 1, 2, 3 dan Wildcard.
Terakhir ada Koper Squasem Spinner 55/20 Exp TSA dan Excursion Bag dari sponsor utama American Tourister untuk para tim pemenang Grand Final.
"Jadi, tunggu apa lagi? Daftarkan tim kalian sekarang juga," ajak EA.
Berita Terkait
-
Pemegang Saham Setujui Akuisisi Electronic Arts oleh Arab Saudi Senilai Ratusan Triliun
-
Saham Hampir 100 Persen, Arab Saudi Bakal Punya Kendali Penuh Atas Electronic Arts
-
EA Akui Risiko Penjualan Ratusan Triliun ke Arab Saudi, Pertahankan Kendali Kreatif
-
Caplok EA Ratusan Triliun, Ini Sejumlah Alasan Mengapa Arab Saudi Tertarik Game
-
Siap Diakusisi Investor Saudi, Ini Daftar Hak Cipta dan Jaringan Electronic Arts
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus