Suara.com - YouTube akhirnya menghadirkan "tambahkan ke antrean" untuk pengguna Premium di Android dan iOS. Fitur tersebut telah tersedia di aplikasi YouTube untuk smart TV dan di versi desktop.
YouTube mengatakan fitur "tambahkan ke antrean" akan tetap dalam pengujian hingga 28 Januari, sementara peluncuran resminya akan dilakukan pada hari-hari berikutnya.
Pengguna YouTube Premium di perangkat seluler harus membuka halaman setelan dan mengeklik menu "Coba fitur baru".
Aplikasi YouTube kemudian akan memuat ulang dan kamu seharusnya dapat mulai menambahkan video ke antrean melalui menu tiga titik yang terdapat di bagian bawah setiap video.
Opsi antrean baru akan berfungsi seperti di TV dan web dengan kemampuan untuk menambahkan video apa pun yang diinginkan ke dalam daftar.
Video akan diputar secara berurutan dan pengguna juga akan memiliki kemampuan untuk menghapus klip dan mengatur ulang pesanan mereka melalui menu drop-down.
Dilansir laman GSM Arena, Jumat (16/12/2022), bilah antrian juga memiliki opsi hapus yang menghapus semua video yang dikelompokkan.
Berita Terkait
-
5 Cara Download Video YouTube di Android, Super Mudah dan Gratis!
-
Didukung Penuh Penggemar, Kanal YouTube Chuu Eks LOONA Raih Banyak Pengikut
-
Daftar Kreator YouTube Terpopuler di Indonesia 2022: Windah Basudara Juara
-
Video Bucin Jess No Limit dan Sisca Kohl Jadi Trending 2022 di YouTube
-
5 Rekomendasi Channel YouTube untuk Belajar Alat Musik secara Otodidak
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan
-
Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing
-
Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?
-
20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi
-
Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas
-
Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?