Suara.com - Mars rupanya sudah lebih dulu merayakan tahun baru, berbeda dari Bumi yang akan merayakan pergantian tahun pada 31 Desember akhir pekan ini.
Seperti dilansir Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN, Mars merayakan tahun baru pada 26 Desember 2022, menurut waktu di Bumi. Mars kini sudah memasuki tahun 37 dan hari terakhir tahun 36 berakhir pada 25 Desember kemarin.
Tahun baru sebelumnya di Mars jatuh pada 7 Februari 2021 silam, terang BRIN seperti dilansir dari Instagram, Rabu (28/12/2022).
"Tahun baru berikutnya akan terjadi pada 12 November 2024," jelas BRIN.
Satu tahun di Mars memang lebih lama dari Bumi. Di planet merah itu, setahun lamanya 687 hari atau sekitar 2 tahun kurang 1,5 bulan di Bumi. Dengan kata lain, Mars butuh 687 hari untuk mengelilingi Matahari.
Sementara satu hari di Mars atau lamanya planet menghabiskan satu putaran di sumbunya - yang disebut juga rotasi planet, setara dengan 24 jam 37 menit di Bumi.
Adapun tahun pertama di Mars dimulai ketika terjadinya badai debu dahsyat pada 19 Agustus 1956.
"Akan tetapi, karena awal tahun di Mars menggunakan ekuinoks vernal (saat bujur ekliptika Matahari = 0 derajat), maka tahun 1 di Mars dimulai pada 11 April 1955," jelas BRIN.
Sistem tahun di Mars kemudian diperpanjang ke angka tahun negatif dengan menambahkan tahun 0 yakni pada 24 Mei 1953.
Baca Juga: Penelitian Planet Mars Sebagai 'Rumah' Baru di Masa Depan
Meski demikian, lanjut BRIN, sistem penanggalan ini bukanlah tahun baku ataupun resmi yang digunakan di Mars. Melainkan hanya digunakan oleh kalangan terbatas seperti peneliti untuk melakukan studi klimatologi/iklim di Mars yang membutuhkan nomor tahun.
"Nomor tahun ini dapat menentukan pola musim yang terjadi di Mars," pungkas BRIN.
Tag
Berita Terkait
-
16 Juni 2026 Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan Menurut SKB 3 Menteri
-
Belajar Saling Memahami dari Buku Men Are from Mars, Women Are from Venus
-
Geger Jejak Misterius di Mars, NASA Temukan Struktur Aneh seperti Sisik Hewan
-
Dukungan Pemerintah untuk Ekosistem Film Sci-Fi: Menekraf Apresiasi Pelangi di Mars
-
Anak Indonesia Sampai Mars, 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-Anak Nonton Pelangi di Mars di Bioskop
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital