Suara.com - Pembuat TikTok yang membuat konten lebih cocok untuk orang dewasa akan segera mendapatkan lebih banyak alat untuk membatasi pemirsanya.
Pembuat konten akan memiliki opsi membatasi pengguna di bawah 18 tahun untuk menonton video pendek di platform, jika menurut mereka konten tersebut hanya sesuai untuk pemirsa yang lebih tua.
Termasuk hal-hal seperti konten yang menjurus ke arah seksual yang tidak melanggar aturan TikTok tetapi "batas".
Perusahaan mengumumkan pada Oktober bahwa pembuat konten akan mendapatkan fitur pembatasan usia baru untuk streaming langsung, sehingga mereka dapat memblokir remaja untuk bergabung dengan streaming dengan konten yang lebih dewasa.
Pembatasan usia yang diperluas sekarang, mencakup video TikTok biasa, yang menurut perusahaan akan diluncurkan secara global selama beberapa minggu mendatang.
“Untuk lebih jelasnya: kebijakan kami masih berlaku sepenuhnya untuk pembuat yang menggunakan fitur ini, dan kami akan menghapus konten yang mengandung ketelanjangan dan pelanggaran Pedoman Komunitas kami lainnya,” tulis TikTok dilansir laman The Verge, Rabu (4/1/2023).
Video tertentu diizinkan tetapi terhuyung-huyung di tepi aturan TikTok, seperti "ketelanjangan tersirat" dan konten sensual.
Kreator dapat membagikan video tersebut, tetapi TikTok memblokirnya agar tidak direkomendasikan kepada pengguna di halaman For You (FYP) mereka.
Perusahaan mengatakan telah menghentikan lebih dari satu juta TikTok yang menjurus ke arah seksual untuk menjangkau akun remaja dalam 30 hari terakhir.
Baca Juga: Facebook Kalahkan TikTok di Daftar Media Sosial Terpopuler 2022
Algoritme rekomendasi TikTok menyajikan berbagai konten kepada pengguna secara berurutan, seringkali tanpa benang merah.
Kini kreator memiliki alat untuk menyesuaikan jangkauan mereka sehingga dapat mengatasi beberapa kekhawatiran pengguna tentang video mereka, yang ditampilkan kepada penonton yang lebih muda sambil tetap mengizinkan konten berisiko atau konten dewasa.
Platform lain seperti Instagram baru-baru ini mendekati pembatasan konten sensitif dari sisi pemirsa.
Berita Terkait
-
Fitur Baru TikTok Mudahkan Pengguna Atur Rekomendasi Konten FYP demi Kesehatan Mental
-
Fitur Baru TikTok, Mudahkan Pengguna Beri Kredit ke Video Viral
-
5 Fitur Baru TikTok Masih Diuji Coba, Ada yang Mirip Clubhouse
-
Jangan Lupa, Pemerintah Minta Pembuat Konten Digital Daftarkan Hak Intelektual
-
Fitur Baru TikTok Youth Mode, Batasi Pengguna Usia di Bawah 14 Tahun
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP