Suara.com - Kaspersky menemukan tiga varian baru malware Prilex, yang dibuat oleh sekelompok penjahat dunia maya, yang dinamai dari malware Point-of-Sales (PoS) tercanggih pada 2022.
Modifikasi Prilex yang ditemukan sekarang dapat memblokir komunikasi jarak dekat (NFC) tanpa kontak.
Mereka memaksa pelanggan menggunakan kartu kredit fisik mereka, memungkinkan penjahat dunia maya untuk mencuri uang.
Prilex adalah aktor ancaman berbahaya terkenal, yang secara bertahap berevolusi dari malware yang berfokus pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) menjadi malware Point of Sales (PoS) modular unik — ancaman PoS paling canggih yang ditemukan sejauh ini.
Seperti yang dijelaskan Kaspersky sebelumnya pada 2022, pelaku ancaman Prilex melakukan apa yang disebut serangan "GHOST" yang memungkinkan mereka melakukan penipuan kartu kredit — bahkan pada kartu yang dilindungi dengan teknologi CHIP dan PIN yang konon tidak dapat diretas.
Sekarang, Prilex telah melangkah lebih jauh.
Baru-baru ini, selama tanggapan insiden untuk pelanggan yang terpengaruh oleh Prilex, peneliti Kaspersky menemukan tiga modifikasi baru dengan kekuatan untuk memblokir transaksi pembayaran nirsentuh, yang menjadi sangat populer selama dan setelah pandemi.
Sistem pembayaran nirsentuh seperti kartu kredit dan debit, key fobs, dan perangkat pintar lainnya, termasuk perangkat seluler secara tradisional menampilkan identifikasi frekuensi radio (RFID).
Baru-baru ini, Samsung Pay, Apple Pay, Google Pay, Fitbit Pay, dan aplikasi bank seluler telah menerapkan teknologi komunikasi jarak dekat (NFC) untuk mendukung transaksi tanpa kontak yang aman.
Baca Juga: Miskomunikasi Bisa Ancam Keamanan Siber Perusahaan
Kartu kredit nirsentuh menawarkan cara yang nyaman dan aman untuk melakukan pembayaran tanpa perlu menyentuh, memasukkan, atau menggesek kartu secara fisik.
Namun, Prilex telah mempelajari untuk memblokir transaksi semacam itu dengan menerapkan file berbasis aturan yang menentukan apakah akan menangkap informasi kartu kredit atau tidak, dan opsi untuk memblokir transaksi berbasis NFC.
Tujuan penjahat dunia maya adalah memaksa korban untuk menggunakan kartu fisiknya.
Dengan memasukkannya ke pembaca bantalan PIN, sehingga malware dapat menangkap data yang berasal dari transaksi, menggunakan segala cara yang tersedia untuk Prilex, seperti memanipulasi kriptogram untuk melakukan serangan GHOST.
Fitur baru lainnya yang ditambahkan ke sampel Prilex terbaru adalah kemungkinan untuk memfilter kartu kredit menurut segmennya, dan membuat aturan yang berbeda untuk segmen yang berbeda.
Misalnya, mereka dapat memblokir NFC dan mengambil data kartu, hanya jika kartu tersebut adalah jenis Black/Infinite, Corporate atau lainnya dengan batas transaksi tinggi, yang jauh lebih menarik daripada kartu kredit standar, dengan saldo terbatas atau rendah.
Berita Terkait
-
Kaspersky Serukan Bangun Ketahanan Siber Rantai Pasokan TIK di Indonesia
-
Kaspersky: Hacker Pencuri Password Targetkan UMKM Indonesia
-
Baru 6 Bulan, Penjahat Siber Serang 11 Juta Web UMKM di Asia Pasifik, Indonesia Jadi Sasaran Empuk
-
Kaspersky: Setiap 3 Komputer Industri Kena Serangan Siber
-
Tips Bagaimana Teknologi Melindungi Kesehatan Mental di Era Media Sosial
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Samsung Galaxy A57 5G Lolos Sertifikasi: Pakai Chip Anyar Exynos dan RAM 12 GB
-
Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Diprediksi Bawa Performa Kencang, Clock Speed 5,5 GHz
-
Fantastis, Segini Hadiah Aurora PH usai Juara M7 World Championship 2026
-
58 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Januari: Raih Skin Gojo, Banner Jujutsu, dan Diamond
-
Turki Jadi Tuan Rumah MLBB M8 World Championship, Wild Card di Thailand
-
Film Super Mario Galaxy Rilis Lebih Cepat, Trailer Baru Ungkap Kehadiran Yoshi
-
Profil Aurora Light: 'Bro Cahyo' Menyala, Eks Pemain MPL ID Jadi Finals MVP M7 Mobile Legends
-
iQOO 15 Ultra Resmi Meluncur 4 Februari, Bawa Performa Gahar Kelas Monster
-
Harga Diprediksi Lebih Miring, Oppo Find X9s Bakal Bawa Dua Sensor 200 MP
-
Waspada Penjahat Siber Menyebar File Berbahaya Menyamar Sebagai E-Book PDF