Suara.com - Bagi sebuah perusahaan teknologi, menciptakan perangkat yang luar biasa hanyalah merupakan salah satu langkah awal yang harus diambil dalam perjalanannya yang panjang di Industri di mana ia berkecimpung.
Memformulasikan strategi marketing yang inovatif, yang bisa secara efektif menjangkau ke target audience yang lebih luas menjadi faktor yang semakin esensial. Khususnya di pasar yang super kompetitif seperti saat ini.
Salah satu opsi yang terbuka sangat luas adalah mencari peluang dan mengidentifikasi kemungkinan kolaborasi antara perusahaan teknologi dengan brand lain yang datang dari industri yang sama sekali berbeda.
Tujuannya tentu adalah untuk memperluas cakupan informasi dan juga potensi pengguna dari kedua brand yang bersangkutan.
Menurut Regional Director ASUS South East Asia, Jimmy Lin, kolaborasi perusahaan teknologi dengan brand lain juga memungkinkan perusahaan membuat sebuah sinergi yang bisa membantu keduanya menciptakan dan membawa branding serta marketing mereka ke level selanjutnya. Lebih dari kampanye marketing yang biasa mereka kerjakan masing-masing.
“Di ASUS, kami selalu berkomitmen menyediakan produk dan solusi yang luar biasa untuk menunjukkan kemampuan perusahaan dalam berinovasi. Sambil tentunya membuat inovasi yang dihasilkan tetap estetik dan terus disempurnakan.
Mindset ini pun kami gunakan saat kami akan melakukan kolaborasi marketing. Mulai dari kolaborasi kami dengan industri street fashion ke gaming dan digital art, ASUS secara konstan terus mempelajari peluang-peluang baru di pasar dan membuat kolaborasi marketing yang sangat menarik dan tentunya mudah diingat,” ujar Lim dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Selasa (3/10/2023).
Lim juga memaparkan kolaborasi marketing itu seperti Misalnya? Gamify Your Home, Membuat Teknologi Semakin Fashionable, Teknologi Tinggi Bertemu dengan Seni dan Street Fashion, dan Teknologi Tinggi Bertemu dengan Seni dan Street Fashion.
Gamify your home adalah konsep mengombinasikan dua dunia yang berbeda, dalam hal ini ASUS ROG yang bekerjasama dengan IKEA untuk menghadirkan solusi home furnishing ke salah satu komunitas gaming terbesar di dunia.
Baca Juga: Asus Zenfone 8 dan 8 Flip Menerima Update Android 13
Solusi yang dihadirkan oleh kedua perusahaan menghadirkan perabotan rumah yang erogonomis sekaligus terpersonalisasi. Dengan demikian, siapapun akan dengan sangat mudah membangun lingkungan dengan aura gaming di tempat tinggal masing-masing dengan furnitur serta peralatan gaming yang berbeda-beda.
Produk yang dibuat oleh IKEA dan ROG pun mencakup apapun yang dibutuhkan oleh seluruh pengguna. Mulai dari meja dan kursi, ring light, mouse bungee, tempat aksesoris, dudukan PC desktop, laptop dan lain-lain. Aneka ragam produk-produk pelengkap ekosistem gaming ROG tersebut kemudian tersedia di berbagai outlet IKEA di seluruh dunia.
Lim juga menjelaskan bagaimana teknologi harus mampu beradaptasi dengan gaya hidup, maka dari itu Ia menyebutnya dengan teknologi harus fashionable.
Setelah kolaborasi perdananya di tahun 2020, ASUS dan ACRONYM, perusahaan technical apparel terkemuka dunia, kembali berkolaborasi dan menggabungkan kemampuan masing-masing dalam membuat desain produk. Dalam project terbarunya, kali ini Lim menjelaskan Asus telah membuat sebuah laptop gaming edisi khusus ROG Flow Z13 yang sekaligus merupakan tablet terkuat di dunia.
Kerjasama tahap kedua ini membawa produk gaming tersebut ke level yang lebih jauh lagi, khususnya dari sisi strategi marketing, dengan dukungan tim desain ACRONYM.
Dengan memasukkan elemen fungsional dari desain tas yang sudah ada, dan juga membuat desain spesifik terkait seperti apa seharusnya bentuk tas tablet gaming, ASUS ROG dan ACRONYM membuat ROG Flow Z13-ACRNM RMT02 menjadi lebih versatile dan lebih portabel dibanding model sebelumnya.
Berita Terkait
-
Asus Zenfone 10, Spesifikasi dan Harga Resmi di Indonesia
-
Intip Spesifikasi Asus Zenfone 10 yang Meluncur ke Indonesia 29 September
-
Spesifikasi ZTE Nubia Red Magic 8S Pro di Indonesia, Pesaing ROG Phone 7 Harga Mulai Rp 12 Juta
-
Asus ROG Ally Masuk Indonesia, Konsol Genggam Spek Gahar Harga Rp 10 Jutaan
-
ASUS Vivobook Slate 13 OLED, Laptop 2-in-1 dengan Layar OLED Bisa Jadi Bioskop Berjalan
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Dimensity 7450 Series Debut: Dukung Kamera 200 MP, Perekaman 4K, dan Fitur Gaming
-
6 HP Kamera OIS Terbaik Harga Rp2 Jutaan 2026, Video Anti Goyang Ala Ponsel Flagship
-
Kelebihan dan Kekurangan Wireless Charger, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Beli
-
Lompati Seri 400, Vivo X500 Bakal Usung Layar 144 Hz dan Telefoto 200 MP
-
Spesifikasi Oppo Pad Mini: Pesaing iPad Mini dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan RAM 12 GB
-
39 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 April 2026, Klaim Draft Voucher hingga Pemain MLS 112-114
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 26 April 2026, Gratis Skin Motor Gintoki dan Granat Justaway
-
5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
-
Apple Watch hingga iPhone Jadi Sorotan di Event Lari 5K dan Kelas Teknologi
-
POCO X8 Pro Series untuk MLBB Season 40, HP Gaming Anti Lag dan Auto Savage!