Suara.com - Samsung resmi memperkenalkan Galaxy AI. Ini adalah fitur terbaru yang memanfaatkan kecerdasan buatan alias artificial intelligence/AI.
Fitur AI ini memungkinkan pengguna bisa menerjemahkan suara saat mereka melakukan panggilan telepon secara real-time. Jadi pengguna tidak perlu lagi memerlukan aplikasi ketiga saat berbincang dengan orang berbahasa asing.
Menariknya, fitur ini kompatibel ke lebih dari 60 bahasa yang ada di seluruh dunia, sebagaimana dikutip dari True Tech, Minggu (12/11/2023).
Galaxy AI adalah fitur yang didukung oleh AI on-device dan dikembangkan Samsung lewat AI berbasis cloud hasil kolaborasi terbuka kami dengan para pemimpin industri.
Cara kerja AI Live Translate Call ini yakni memberikan penerjemah pribadi bagi pengguna ponsel terbaru yang disertai Galaxy AI, kapan pun mereka membutuhkannya.
Fitur itu pun sudah terintegrasi ke dalam fitur telepon. Terjemahan audio dan teks akan muncul secara real-time saat pengguna berbicara, sehingga menelepon seseorang yang berbicara bahasa lain semudah menyalakan teks saat kita menonton streaming.
EVP and Head of R&D Mobile eXperience Business, Wonjoon Choi, mengungkapkan kalau sebenarnya teknologi mobile memiliki kekuatan luar biasa untuk mendukung hubungan, produktivitas, kreativitas, dan hal lain lagi untuk orang-orang di seluruh dunia.
Sayang hingga saat ini, dirinya belum melihat mobile AI dimanfaatkan orang-orang untuk membuatnya lebih berarti.
"Galaxy AI adalah penawaran cerdas kami yang paling komprehensif hingga saat ini, dan ini akan mengubah cara kita berpikir tentang ponsel selamanya," jelas dia.
Baca Juga: Samsung Galaxy M44 Hadir dengan Chipset Mengejutkan
Samsung memastikan kalau Galaxy AI ini bakal rilis tahun depan. Kemungkinan fitur itu akan dikenalkan bersama kehadiran seri Samsung Galaxy S24.
Berita Terkait
-
Samsung Galaxy M44 Hadir dengan Chipset Mengejutkan
-
Samsung Galaxy M54 5G: Spesifikasi dan Harga Resmi di Indonesia
-
Samsung Siapkan Ponsel Lipat Murah pada 2024
-
Teknologi Hijau Berbasis AI Bisa Dorong Ekonomi Global hingga Rp 81 Ribu Triliun
-
Samsung Siap-siap! Huawei Mau Rilis HP Lipat 3 Pertama di Dunia
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak