- Indosat Ooredoo Hutchison menyelenggarakan Indonesia AI Day for Supply Chain untuk mendorong transformasi rantai pasok nasional menggunakan kecerdasan buatan.
- Adopsi AI dalam rantai pasok berpotensi meningkatkan pendapatan 15-30% dan efisiensi operasional signifikan di industri logistik.
- Indosat memamerkan 27 solusi AI terintegrasi meliputi manajemen armada, otomatisasi gudang, dan analitik prediktif untuk efisiensi operasional.
Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menegaskan peran kecerdasan buatan (AI) sebagai penggerak utama transformasi rantai pasok nasional lewat penyelenggaraan Indonesia AI Day for Supply Chain.
Forum strategis ini mempertemukan para pemangku kepentingan dari sektor transportasi, distribusi, hingga logistik untuk menjawab tantangan supply chain yang kian kompleks di era digital.
Lonjakan volume perdagangan, tuntutan pengiriman yang serba cepat, serta tekanan efisiensi biaya membuat industri supply chain berada di fase krusial.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat, hingga 2024 terdapat sekitar 16.080 perusahaan pergudangan dan ekspedisi kurir yang beroperasi di Indonesia.
Skala industri yang terus membesar ini menuntut sistem operasional yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis data.
Tolok ukur industri global menunjukkan, adopsi digital dan AI di sektor supply chain mampu mendorong pertumbuhan pendapatan hingga 15–30 persen, berkat peningkatan engagement pelanggan dan strategi harga yang lebih presisi.
Tak hanya itu, AI juga berkontribusi pada efisiensi operasional 30–40 persen, penurunan risiko pencurian dan fraud hingga 50 persen, serta percepatan respons layanan pelanggan sampai 50 persen.
Dalam pengelolaan armada, teknologi predictive maintenance berbasis AI terbukti menekan unplanned downtime hingga 50 persen sekaligus memperpanjang usia kendaraan.
Sementara otomatisasi gudang berbasis IoT dan AI mampu mempercepat proses fulfillment, memangkas biaya operasional, dan meminimalkan keterlambatan pengiriman.
Baca Juga: Tri Dorong Anak Muda Manfaatkan Teknologi dengan Cerdas di Era Digital
Capaian tersebut menegaskan bahwa AI kini bukan lagi wacana masa depan, melainkan strategi bisnis yang relevan hari ini.
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, menilai industri supply chain sudah tidak bisa lagi bergantung pada proses manual.
“Aktivitas logistik semakin kompleks dan menuntut informasi yang cepat serta mudah dipahami,” ujarnya dalam sebuah media gathering, belum lama ini.
Menurutnya, visibilitas real-time terhadap pergerakan barang dan armada menjadi kunci agar operasional berjalan lebih rapi dan keputusan dapat diambil secara tepat waktu.
“Melihat kebutuhan tersebut, Indosat mendorong pemanfaatan teknologi berbasis AI agar seluruh proses saling terhubung dan membantu pelaku industri mengelola operasional secara lebih terukur,” ungkap Dani sapaan akrabnya.
Dalam ajang ini, Indosat memamerkan 27 solusi supply chain berbasis AI yang terbagi ke dalam enam area utama, mulai dari Always-On Supply Chain Operations, Real-Time Operational Command, Unified Digital Experience, Sustainable Revenue Expansion, Secure & Trusted Critical Infrastructure, hingga Predictive & Intelligent Decision Making.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi HP Murah 2026 yang Sudah Punya Fitur AI Built-in, Cek Spesifikasinya
-
Telkomsel Unjuk Peran Kunci Transformasi Digital Indonesia di WEF 2026, Soroti AI dan Kolaborasi
-
Platform E-Commerce Industri Berbasis AI Ini Dorong Transformasi Industri 4.0
-
Asus Perkenalkan Zenbook AI Terbaru: Desain Super Tipis, Performa Cerdas, Baterai Tahan Lama
-
AI Jadi Tantangan Kreativitas, Kemkomdigi Ingatkan Generasi Muda Waspada Manipulasi Digital
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
1 WNI Hilang saat Kapal MV Tihamah Diserang di Laut Merah, Ini Kata-kata Kemlu RI
-
Link Twibbon Hari Pramuka Terbaru Lengkap Berbagai Tema, Tanpa Perlu Download
-
Ledakan Hebat SPPG Puri Medali Mojokerto, 5 Orang Alami Luka Bakar Serius
-
Viral Boleh, Hoaks Jangan: Pakar Hukum hingga PWI Jateng Ungkap Efek Hukum Konten Misleading
-
Jokowi Hadiri Sidang Tahunan di DPR, Datang Sendiri Pakai Mobil BMW Listrik
-
Maulid Nabi 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Jadwal Liburnya
-
Impact Investing Indonesia Tembus 1,5 Miliar Dolar AS, Kolaborasi Jadi Kunci Perluasan Dampak
-
Harga Emas di Pegadaian Naik! Cek Rincian Logam Mulia Galeri24 dan UBS Hari Ini
-
Mengapa Sepatu Putih Berubah Kuning setelah Dicuci? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
-
Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun