Suara.com - Grup GoTo meluncurkan fitur terbaru pada aplikasi Gojek dan Tokopedia yang ramah penyandang buta warna, atau yang secara medis dikenal sebagai defisiensi penglihatan warna.
Fitur baru ini hadir pada dua aplikasi melengkapi pengalaman pengguna aplikasi GoPay, yang telah dirancang mengikuti standar aksesibilitas internasional.
Dengan tersedianya fitur ramah penyandang buta warna tersebut, Grup GoTo mewujudkan komitmennya untuk menyediakan ekosistem digital inklusif bagi pengguna aplikasi secara luas, sebagai bagian dari Komitmen Keberlanjutan Tiga Nol Perseroan.
Tanah Sullivan, Head of Sustainability Grup GoTo, menjelaskan, fitur terbaru Gojek dan Tokopedia ini diharapkan dapat membantu pengguna aplikasi dengan defisiensi penglihatan warna memilih mode tampilan saat menggunakan aplikasi Gojek, dan aplikasi maupun situs web Tokopedia, yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
"Fitur terbaru ini menyesuaikan warna layar dan menciptakan kontras yang lebih tinggi antara teks dan latar belakang, meningkatkan keterbacaan dan mengurangi ketegangan mata, terutama di lingkungan terang benderang sesuai dengan standar kontras AAA, yang merupakan standar aksesibilitas tertinggi, dari Web Content Accessibility Guidelines (WCAG),” jelasnya.
Herman Widjaja, Chief Technology Officer Grup GoTo, menjelaskan bahwa menciptakan teknologi yang mendorong kemajuan secara inklusif untuk semua adalah salah satu tujuan utama GoTo sebagai ekosistem digital.
"Peluncuran fitur ramah penyandang defisiensi penglihatan warna di aplikasi Gojek, dan aplikasi maupun situs web Tokopedia, serta desain aplikasi GoPay sesuai dengan standar aksesibilitas internasional, merupakan bagian dari perwujudan upaya GoTo," ujarnya.
Dia berharap fitur inklusif ini dapat membantu lebih banyak masyarakat dan makin menghilangkan hambatan bagi pengguna aplikasi.
Perkembangan ini memperkuat status Grup GoTo sebagai platform pionir inklusivitas digital di Indonesia melalui aplikasi Gojek, Tokopedia, dan GoPay, apa pun kemampuan fisik mereka.
Baca Juga: Cara Chat di Aplikasi Gojek, Jarang Terdeteksi Hingga Sering Dipakai untuk Selingkuh
Selain hadir di Indonesia, mode kontras pada aplikasi Gojek juga dapat diaktifkan oleh pengguna aplikasi di Vietnam dan Singapura.
“Penerapan fitur ini tidak hanya memenuhi kebutuhan mendesak para pengguna aplikasi penyandang buta warna, tetapi juga menetapkan standar aksesibilitas dalam industri digital, sehingga memperkuat peran kami sebagai yang terdepan dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif," tambah Tanah.
Aplikasi Gojek menyediakan mode high contrast yang dapat digunakan oleh penyandang buta warna total (monokromasi).
Aplikasi dan situs web Tokopedia menyediakan fitur ramah penyandang buta warna yang dapat digunakan bagi penyandang buta warna parsial merah-hijau dan biru-kuning.
Aplikasi GoPay dirancang dengan mengikuti standar kontras WCAG lewat pilihan tampilan warna terang (light mode) dan tampilan warna gelap (dark mode) untuk kenyamanan pengguna aplikasi.
Berita Terkait
-
4 Cara Menyembunyikan Alamat IP dan Memblokir Panggilan dari Nomor Tidak Dikenal di WhatsApp
-
Fitur Baru Verifikasi Email WhatsApp Dikhawatirkan Lebih Rentan Kejahatan Siber
-
WhatsApp Business Summit Indonesia Digelar, Perkenalkan Berbagai Fitur Baru agar Pengalaman Chat yang Lebih Cepat
-
WhatsApp Windows Beta Kini Bisa Mulai Chat dengan Kontak Tidak Dikenal
-
Jaket Gojek Diperbarui, Kini Lambangkan Semangat Gotong-royong
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
Fitur Kamera Oppo Find X9 Ultra Terungkap: Pakai Sensor Sony 200 MP dan Zoom Optik 10X
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Gambar Hands-On POCO X8 Pro Max Beredar, Bocoran Harganya Menggiurkan
-
Spesifikasi Vivo Y51 Pro: Andalkan Dimensity 7360 Turbo, Skor AnTuTu 920.000 Poin, Harganya...