Suara.com - Gojek meluncurkan jaket baru bagi mitra driver pada Sabtu (28/10/2023). Jaket ini melambangkan kolaborasi dan gotong royong ekosistem GoTo dan merupakan simbol semangat anak bangsa untuk semakin maju bersama.
Jaket baru tersebut diperkenalkan pada Hari Keluarga Gojek, ajang silaturahmi ribuan mitra driver Jabodetabek beserta mitra ekosistem GoTo lainnya, karyawan, hingga manajemen Gojek dan Grup GoTo.
Kegiatan ini juga bertepatan dengan bulan ulang tahun Gojek, di mana mitra dan keluarganya bisa mengikuti berbagai acara seperti hiburan dari mitra untuk mitra, playground dan pembagian makanan dan minuman bergizi bagi anak keluarga mitra, foodcourt dan berbagai booth Partner Swadaya yang menyediakan barang dengan harga khusus untuk mitra dan keluarga.
“Kami berharap jaket baru ini bisa menjadi simbol yang dapat terus memperkuat semangat gotong royong di ekosistem GoTo yang telah menjadi ekosistem digital terbesar di Indonesia,” kata Direktur dan Presiden Unit Bisnis On-Demand Services Grup GoTo, Catherine Hindra Sutjahyo.
Secara bertahap, mitra akan bisa memperoleh jaket baru dengan identitas ekosistem GoTo di berbagai lokasi seperti kantor operasional di setiap kota, titik-titik berkumpul mitra driver atau komunitas mitra seperti basecamp, shelter GoRide Instant, hingga pemesanan langsung.
"Sebagai salah satu orang yang mempercayai masa depan Gojek sejak awal berdiri, saya melihat semangat gotong-royong antara mitra driver, pelanggan, hingga karyawan menjadi kunci Gojek berdiri hingga sebesar sekarang," kata Direktur Utama Grup GoTo Patrick Walujo.
"Sekarang semangat gotong royong tersebut menjadi inspirasi berbagai perusahaan karya anak bangsa lainnya di Grup GoTo, yakni Tokopedia, GoPay dan Bank Jago," tutup dia.
Adapun jaket Gojek yang baru tak berbeda jauh dengan yang lama, karena masih didominasi oleh warna hijau dengan corak hitam di bagian lengan dan logo putih di bagian belakang.
Baca Juga: Lawan Kekerasan Seksual, Gojek Beri Pelatihan untuk 1.000 Mitra di 13 Kota di Indonesia
Berita Terkait
-
Terlempar dari MSCI Indexes, Morgan Stanley Justru Tambah Porsi Saham GOTO Jadi 5%
-
Dari Jadi Paskibra Hingga Lomba 17an, Intip Guyubnya Mitra Driver Gojek
-
BEI Buka Suara Usai MSCI Rombak Indeks, 10 Saham RI Turun Kasta
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Daftar Perombakan MSCI untuk Saham Indonesia, IHSG Bersiap Tertekan?
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan