Misalnya pada 1991, sebuah artikel di Quarterly Journal of the Royal Astronomical Society yang ditulis astronom Inggris Colin Humphreys, menyebutkan bahwa bintang berekor dalam kisah kelahiran Yesus adalah sebuah komet.
Cerita tentang komet itu juga ditemukan dalam catatan astronom China - yang selama berabad-abad secara teratur mencatat setiap fenomena unik di langit - dari tahun 5 SM.
Tetapi para astronom menepis teori Humphreys itu dan mengatakan bahwa komet yang dilihat astronom China pada 5 SM tidak seterang seperti yang dikisahkan dalam Alkitab.
Para astronom China mencatat adanya bintang berekor yang sangat terang pada 12 SM, tetapi itu adalah Komet Halley yang menghampir Bumi setiap 76 tahun. Dan 12 SM tidak pas dengan catatan sejarah di sekitar kelahiran Yesus di Timur Tengah.
Teori lain soal "bintang berekor" berkaitan dengan konjungasi Venus dan Yupiter. Ketika dua planet ini berada dalam garis lurus saat dilihat dari Bumi, memang terlihat mirip bintang yang lebih terang. Fenomena ini pernah terjadi pada 2 SM silam.
Tradisi Pagan
Para sejarahwan banyak yang percaya bahwa 25 Agustus dipilih Gereja Katolik Roma sebagai hari Natal karena meneruskan tradisi Pagan yang merayakan Winter Solstice atau titik balik Matahari di belahan Bumi utara pada sekitar akhir Desember.
Seperti diulas Ignacio L Gotz dalam bukunya Jesus The Jew: Reality, Politics and Myth - a Personal Encounter (Christian Faith Publishing, 2019), Natal diduga bermula dari festival Pagan Eropa yang merayakan titik balik Matahari pada musim dingin.
Pada masa Romawi Kuno, perayaan Winter Solstice ini digelar untuk menghormati Saturnus, Dewa Pertanian. Menurut History Channel, Saturnalia merupakan salah satu festival paling meriah dalam kebudayaan Romawi Kuno. Diduga perayaan inilah yang kemudian diambil alih oleh Peradaban Kristen. [Live Science/History Channel]
Baca Juga: Penghujung Tahun, Ada Suasana Natal Klasik Nan Indah Ala Kota New York di Mall Ini!
Berita Terkait
-
Super Besar! Ada Pohon Natal Raksasa Setinggi 12 Meter di Mal Ini
-
Jelang Natal, Bamsoet Bawa Pesan Damai Sambut Pemilu
-
Asal-Usul dan Makna Isa Almasih yang Diganti Yesus Kristus di Hari Libur Nasional 2024
-
Asal Mula Perayaan Jumat Agung, Peringatan Wafatnya Yesus bagi Umat Kristiani
-
Link Download MP3 Lagu Natal, Meriahkan Momen Kelahiran Yesus
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis, Baterai 6000mAh Tahan Seharian, Harga Rp2 Jutaan
-
Harga Samsung Galaxy A37 di Indonesia Tembus Rp7 Juta, Lawan Deretan HP Spek Gahar
-
5 Tablet Samsung Paling Awet: Dipakai Bertahun-tahun Tak Turun Performa
-
5 Rekomendasi HP Murah Layar Anti Gores 2026, Worth It untuk Jangka Panjang
-
Daftar Harga Samsung Galaxy A57 di Indonesia Terungkap, Tambah Mahal Hampir Rp2 Juta
-
5 HP Samsung dengan NFC Termurah di April 2026, QRIS dan Top Up Lebih Mudah
-
5 Fakta Pink Moon: Kenapa Bisa Terjadi dan Waktu Terbaik Untuk Melihatnya di Indonesia?
-
5 Rekomendasi HP Murah Spek Kencang 2026, Harga Bersahabat Performa Ngebut
-
6 Smartwatch Layar AMOLED dengan Pemantau Kesehatan dan GPS Mulai Rp300 Ribuan
-
Gameplay Forza Horizon 6 Terbaru Bocor, Aktivitas Kota Lebih Hidup