Suara.com - Pemerintah China memperingatkan warganya, terutama para fans militer, untuk tidak mengunggah (upload) foto-foto senjata tentara di media sosial. Mereka beralasan kalau hal itu bisa membahayakan keamanan nasional.
Jika masih ada yang lancang pamer teknologi militer milik Tentara China, maka para penggemar militer ini bisa terancam hukuman tujuh tahun penjara, sebagaimana dilaporkan NDTV, Senin (1/1/2024).
Hal ini diumumkan langsung oleh Kementerian Pertahanan Tiongkok lewat aplikasi pesan WeChat. Sebab saat ini banyak foto-foto teknologi militer China yang disebar di media sosial Weibo.
"Ini adalah hobi yang keren, tetapi Anda harus sangat berhati-hati. Beberapa orang penggemar militer sangat membahayakan keamanan militer nasional dengan secara ilegal memperoleh informasi mengenai pertahanan negara dan menyebarkannya di internet," kata Pemerintah Tiongkok.
Mereka juga mengungkapkan bagaimana penggemar militer ini mendapatkan akses untuk memfoto fasilitas tentara seperti bandara, pelabuhan, markas pertahanan, hingga unit industri militer.
"Mereka berkendara ke atau menumpang kapal feri atau pesawat yang melewati rute yang ditentukan, dan secara sembunyi-sembunyi mengambil foto dengan lensa telefoto atau drone,” lanjut Pemerintah China.
Kementerian Tiongkok mungkin masih mengampuni mereka yang sesekali menyebar fasilitas militer. Tapi jika diulangi, siap-siap dihukum tujuh tahun penjara.
Diketahui foto-foto yang tersebar itu mengungkapkan rincian teknis dan kemajuan peralatan militer China. Misalnya, kapal induk yang biasa digunakan para tentara untuk menghadapi musuh.
Penyebaran foto fasilitas militer ini akan berdampak pada perencanaan pertahanan dengan mengungkap lokasi penempatan dan jenis peralatan militer.
Baca Juga: Dinar Candy Jual Akun Instagram dan TikTok, Harganya Bisa Berangkatkan Haji 500 Orang!
Di tahun 2021 lalu, salah seorang fans militer telah dijatuhi hukuman penjara karena mendapatkan rahasia negara secara ilegal setelah diam-diam merekam kapal induk Fujian milik tentara China.
Berita Terkait
-
Dinar Candy Jual Akun Instagram dan TikTok, Harganya Bisa Berangkatkan Haji 500 Orang!
-
10 Kegiatan yang Bisa ARMY Lakukan Ketika Menunggu BTS Balik dari Wajib Militer
-
Sedang Wamil, V BTS Dapat Julukan Ini di Pusat Pelatihan Militer
-
Fakta Baru Terungkap, Tentara Israel Lakukan Kesalahan Fatal Tembak Tiga Sandera
-
Tahun Politik! IHSG Diramal Bisa Tembus 7.900 Pada 2024
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital