Suara.com - Moonton Games memperkenalkan ban 10 hero yang telah lama ditunggu oleh para pemain pada sistem Ranked Draft pick.
Peraturan baru ini membuat pemain di setiap tim dapat melakukan banned terhadap lima hero, sehingga total menjadi 10 hero yang dibanned.
Sistem yang baru diperbarui ini akan tersedia di pertandingan Ranked dan untuk pemain di peringkat Mythic ke atas.
Menurut Gaming On Phone, sistem ban 10 hero di Rank Draft pick akan memberikan ruang bagi semua pemain untuk melakukan banned erhadap hero mana pun yang mereka pilih.
Pemain harus bergiliran melakukan ban pada hero yang diinginkan. Namun, sebelum pemain dapat melakukan ban pada hero lain, pemain harus melalui Lane Pre-selection Display Stage.
Lane Pre-selection Display Stage, pemain dapat memilih jalur yang diinginkan. Ini akan membantu rekan satu tim secara acak dengan mudah mengetahui kekuatan satu sama lain, karena ini juga menunjukkan tingkat kemenangan dan jumlah total pertandingan yang dimainkan di season Mobile Legends.
Pemain yang juga telah memilih peran sebelumnya akan disarankan untuk mengikuti peran tersebut, sehingga mencegah risiko beberapa pemain mengambil peran yang sama.
Untuk pengaturannya, sistem Ranked pertama-tama memilih tiga pemain dari setiap tim untuk melakukan ban terhadap tiga hero mana pun.
Pada babak ban pertama, pemain satu, dua, dan tiga dari kedua tim akan melakukan banned. Pada babak ban kedua, pemain empat dan lima dari kedua tim akan mendapat giliran untuk melakukan banned.
Baca Juga: 5 Hero Termahal di Mobile Legends
Ketiga pemain dari masing-masing tim ini akan melakukan ban secara membabi buta pada tiga hero mana pun, yang mungkin menyebabkan seorang hero berulang kali terkena banned alam sebuah pertandingan.
Setelah set pertama yang terdiri dari tiga pemain yang dibanned, larangan mereka akan terungkap dan kemudian dua pemain terakhir akan dapat melarang hero yang diinginkan.
Secara keseluruhan, pemain dalam pertandingan peringkat tinggi di Mobile Legends dapat bersenang-senang lebih banyak dalam permainan karena pemain sekarang dapat dengan mudah menghilangkan hero apa pun yang tampaknya terlalu berbahaya di medan perang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan
-
Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia
-
Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam
-
Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia
-
Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store
-
7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming
-
POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia
-
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB