Jika kamu memutuskan untuk membantu, carilah posisi yang aman dekat Turtle di mana kamu dapat memberikan kontribusi dalam hal kerusakan dan memaksimalkan jangkauan serangan. Pastikan keselamatan kamu tetap terjaga dan risiko kehilangan farm di jalur kamu.
2. Pancing Turtle ke luar lubang
Memikat Turtle keluar dari lubangnya memberimu keunggulan strategis atas lawan. Rentang pergerakan Turtle ditandai dengan lingkaran, memungkinkan kamu mengarahkannya ke arah pangkalan.
Untuk memancing Turtle, mulailah dengan menyerangnya dan secara perlahan bergerak menuju pinggiran lubang. Kamu mungkin perlu terus menghujamnya untuk mempertahankan perhatiannya. Namun, berhati-hatilah agar tidak membawanya terlalu jauh.
Melakukan hal ini dapat membuatnya kembali ke posisi awal dan memulihkan kesehatannya. Jika Jungler kamu perlu memprioritaskan buff ungu atau oranye, roamer atau EXP laner dalam tim kamu dapat membantu dalam memancing Turtle.
3. Menggunakan Retribution di saat yang tepat
Sebagai seorang Jungler, kamu harus paham kapan harus menggunakan battle spell Retribution. Meskipun melakukan positioning lebih awal dan berhasil memikat Turtle, ada situasi di mana Jungler musuh masih dapat mencurinya dengan hero licik dan Retribution dengan timing yang tepat.
Untungnya, beberapa indikator dapat membantu kamu menentukan momen ideal untuk menggunakan Retribution. Saat memukul Turtle, kamu bisa melihat garis merah di sisi kiri bar HPnya.
Setelah kamu melewati batas, ikon monster di sisi paling kiri bar HP-nya akan memiliki tanda merah. Ini menandakan waktu yang tepat untuk memicu Retribusi dan mengamankan tujuannya. Namun jika Retribution kalian sedang cooldown maka indikator tersebut tidak akan muncul.
Baca Juga: 3 Hero Mobile Legends Terkuat di Early Game, Langsung OP Sejak Awal
Dalam hal ini, disarankan untuk bersabar dan menunggu battle spell kamu tersedia kembali, terutama jika tim musuh sedang tertarik untuk melawan Turtle.
Kontributor : Pasha Aiga Wilkins
Berita Terkait
-
3 Hero Mobile Legends Terkuat di Early Game, Langsung OP Sejak Awal
-
3 Hero Mobile Legends Terkuat di Late Game, Damage Sakit Nggak Ada Obatnya
-
Daftar Efek Crowd Control Mobile Legends, Lengkap Tak Hanya Stun dan Slow
-
Item Build Dyrroth Terbaik, Bisa Tembus Tank dan Kuat Tahan Serangan Mage
-
Mematikan di Hutan, Inilah 5 Hero Assassin Terbaik Berdasar META Mobile Legends Januari 2024
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat