Suara.com - Cara membuat playlist YouTube terbilang cukup mudah. Playlist di YouTube adalah kumpulan video yang dikelompokkan bersama dalam satu daftar putar. Dalam playlist, kamu dapat mengatur dan mengelompokkan video sesuai dengan topik, genre, atau tema tertentu.
Dengan membuat playlist, pengguna dapat dengan mudah menemukan dan menonton serangkaian video yang terkait tanpa harus mencari video satu per satu. Playlist YouTube memungkinkan pengguna untuk membuat urutan pemutaran yang disesuaikan dengan preferensi mereka.
Pengguna dapat menambahkan video ke playlist yang ada atau membuat playlist baru. Saat menonton playlist, video-video akan diputar secara berurutan, sehingga pengguna dapat menikmati serangkaian video yang terkait tanpa harus memilih video satu per satu.
Berikut cara membuat playlist YouTube yang tim Suara.com rangkum untuk kamu
Cara Membuat Playlist YouTube
- Cara pertama adalah pergi ke profil YouTube kamu dan klik Pengelola Video.
- Di bawah Pengelola Video, klik Daftar Putar/Playlist
- Lalu pilih Daftar Putar/Playlist Baru.
- Beri nama playlist kamu dan tekan Buat.
- Kamu juga dapat mengubah setelan keterlihatan playlist kamu.
- Kamu juga dapat membuat playlist dengan cepat saat menjelajahi YouTube. Saat kamu menemukan video yang ingin ditambahkan ke playlist, klik ikon tambah untuk menambahkannya ke playlist yang sudah ada atau membuat yang baru.
Cara Edit Playlist YouTube
Setelah membuat playlist, kamu mungkin ingin mengeditnya untuk tetap update. Kamu bisa mengikuti langkah-langkah dibawah ini.
- Pertama, arahkan kembali ke tab playlist.
- Kemudian klik ikon pensil untuk mengedit.
- Dari sini, kamu dapat mengedit judul dan deskripsi playlist.
- Kamu juga bisa menambahkan lebih banyak video, hapus playlist YouTube, dan perbarui pengaturan playlist.
- Kamu juga dapat mengurutkan video dalam playlist menurut yang paling populer, tanggal ditambahkan, atau tanggal diterbitkan.
- Terakhir, jika kamu ingin menghapus video dari playlist, cukup pilih menu 3 titik di sisi kanan lalu klik "Hapus dari daftar putar [nama]".
Sekarang setelah kamu membuat playlist YouTube, ada banyak hal lain yang dapat kamu lakukan untuk memperluas jangkauan dan memaksimalkan fitur dari YouTube. Itulah cara membuat playlist YouTube yang bisa kamu coba untuk membantu pekerjaan kamu agar lebih mudah. Selamat mencoba.
Kontributor : Pasha Aiga Wilkins
Baca Juga: Cara Mengatur Ukuran dan Posisi Gambar di Google Docs, Bikin Makin Rapi
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031