Suara.com - Alita Praya Mitra (Alita) menandatangani kerja sama (MoU) akses teknologi dengan Indonesia Comnets Plus (PLN Icon Plus), untuk menghadirkan layanan infrastruktur telekomunikasi bagi masyarakat.
Penandatangan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PT Indonesia Comnets Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi dengan Direktur Utama PT Alita Praya Mitra, Teguh Prasetya, disaksikan oleh Nokia Asia Pacific Enterprise Lead, Stuart Hendry di Mobile World Congress 2024, Barcelona, Spanyol.
Kerja sama akses teknologi ini melingkupi penyelenggaraan jaringan telekomunikasi berbasis teknologi fiber to the home (FTTH), WiGig, dan fixed wireless access (FWA).
Alita menggandeng Nokia sebagai salah satu mitra teknologi dalam kerja sama ini.
Alita sebagai perusahaan lokal telah memiliki lisensi Jaringan Tetap Tertutup dan bertujuan menjadi sistem integrator penyedia infrastruktur telekomunikasi dengan teknologi netral terkini yang dapat melayani seluruh wilayah Indonesia.
Direktur Utama PT Alita Praya Mitra, Teguh Prasetya melihat masih ada 90 juta rumah yang tersambung listrik, namun belum tersambung dengan akses internet.
"Melalui kolaborasi dengan PLN Icon Plus, Alita ingin membawa koneksi broadband ke rumah," ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (28/2/2024).
Setiap kenaikan 10 persen penetrasi internet akan meningkatkan GDP sebesar 1 persen.
Teguh menambahkan, kolaborasi antara Alita dengan PLN Icon Plus ini memiliki keuntungan lebih besar dalam mengimplementasikan, tidak hanya teknologi terkini, namun juga teknologi terbaik.
Baca Juga: Smartfren Home Rosa Diluncurkan, Isi Paket Rp100 Ribuan Bisa Digunakan hingga 32 Perangkat
"Teknologi yang kami sediakan tidak hanya jangka pendek namun untuk jangka panjang, salah satunya bersama Nokia," kata dia.
Kolaborasi Alita dengan PLN Icon Plus melalui MoU bertujuan memenuhi kebutuhan kecepatan broadband minimum 100 Mbps di setiap rumah dengan harga terjangkau.
"Sebagai perusahaan penyedia layanan digital, Alita menyediakan jaringan, platform, teknologi, data center, dan solusi untuk membantu PLN Icon Plus memenuhi kebutuhan masyarakat digital Indonesia," ungkap Teguh.
Menurutnya, transformasi rumah sebagai pusat hidup digital dapat terpenuhi untuk kemajuan Indonesia.
Direktur Utama PT Indonesia Comnets Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi menilai kerja sama mendukung pencapaian target pertumbuhan hingga 1,5 juta pelanggan internet broadband (ICONNET) di tahun 2024.
“Kolaborasi ini kami harapkan dapat menambah dan memperluas penetrasi infrastruktur PLN Icon Plus terutama untuk penyediaan akses teknologi sampai ke seluruh penjuru nusantara," katanya.
Alita sebagai perusahaan sistem integrator penyedia solusi dan layanan TIK terdepan bagi pelanggan sejak 1995, berkomitmen selalu memberikan dukungan bagi pertumbuhan industri telekomunikasi Indonesia.
"Koneksi internet yang cepat dan stabil merupakan modal utama dalam pertumbuhan ekonomi digital, mulai dari mendukung proses belajar hingga perkembangan industri," tutup Teguh.
Berita Terkait
-
Riset: Hoaks di Indonesia Didominasi Konten Politik dan Gosip
-
Asosiasi Kasih Syarat Jika Kominfo Larang Paket Wifi di Bawah 100 Mbps demi Internet Cepat
-
Kominfo Ralat Wacana Larang Jual Paket Wifi di Bawah 100 Mbps demi Internet Cepat
-
Riset APJII: Jumlah Pengguna Internet Indonesia 2024 Didominasi Gen Z
-
Riset APJII: Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Capai 221 Juta Orang di 2024
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026