Suara.com - Xiaomi saat ini terus merilis pembaruan HyperOS kepada pengguna di seluruh dunia. Sistem baru ini menghadirkan banyak fitur baru dan peningkatan. Namun, beberapa pengguna menganggap ada fitur yang tidak diperlukan, salah satunya penonaktifan teks ikon pintasan di area notifikasi.
HyperOS disebut menggantikan sistem operasi MIUI dan didasarkan pada Android Open Source Project.
Pembaruan ini akan diberikan pada model smartphone Xiaomi, Redmi, dan Poco tertentu, di mana perusahaan berharap untuk menyatukan semua perangkat ekosistem ke dalam satu kerangka sistem yang terintegrasi.
Hal ini akan memungkinkan konektivitas tanpa batas di semua perangkat Xiaomi, Redmi, dan Poco, seperti smartphone, smart TV, jam tangan pintar, hingga speaker.
Sayangnya, pembaruan ini jauh dari sempurna. Salah satu masalah umum yang dialami pengguna HyperOS saat ini adalah perubahan mendadak pada pusat kendali sistem.
Sebelum adanya pembaruan, area tersebut biasanya memiliki label pada setiap ikon untuk memudahkan identifikasi fungsinya. Namun, dalam upaya untuk fokus pada estetika sistem, Xiaomi memutuskan untuk menonaktifkan teks secara default di HyperOS.
Meskipun ini mungkin terdengar tidak penting bagi sebagian orang, namun beberapa pengguna menganggap perubahan tersebut bermasalah saat mengidentifikasi fungsi ikon.
Untungnya, pengguna dapat dengan mudah mengubahnya kembali jika sudah memiliki pembaruan HyperOS. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
- Buka Settings di perangkat.
- Buka opsi Notifications and status bar.
- Temukan opsi Don’t show icon labels dan nonaktifkan.
Mengaktifkan teks di control center akan menyembunyikan beberapa ikon di Xiaomi HyperOS. Oleh karena itu, pengguna harus menggulir untuk melihat semuanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja
-
Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa