Dengan mengkategorikan teman, pengguna dapat berbagi lebih banyak konten pribadi dengan kelompok dekat, sehingga memperoleh manfaat berbagi di media sosial dengan risiko lebih
kecil.
3. Tautan apa pun berpotensi menimbulkan tanda bahaya
Setiap tautan yang ditemukan di internet harus diperlakukan dengan hati-hati, meskipun tautan tersebut datang melalui pesan pribadi dari seorang teman.
Di balik tautan yang tampaknya tidak berbahaya di media sosial, sering kali ada skema phishing yang menyamar untuk meniru situs web yang sah.
Situs penipuan ini dirancang untuk mengelabui pengguna agar mengungkapkan informasi sensitif, seperti kata sandi, rincian keuangan, dan data pribadi lainnya.
Kemiripan situs phishing ini dengan situs asli dapat dengan mudah menimbulkan kebingungan,
sehingga secara signifikan meningkatkan risiko kehilangan data pribadi.
Ancaman digital ini menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan dan penerapan praktik online yang aman, seperti memverifikasi keaslian situs web sebelum memasukkan informasi apa pun dan menggunakan solusi keamanan yang komprehensif.
Baca Juga: Cara Mudah Beli dan Isi Ulang Koin TikTok, Sawer Kreator Favorit!
4. Kata sandi yang lemah adalah harta karun bagi penipu
Baca Juga: Tips Belanja Online Nyaman dan Aman di Lebaran
Kata sandi yang lemah secara signifikan menyederhanakan tugas para penjahat siber, sehingga memudahkan mereka mendapatkan akses tidak sah ke akun media sosial.
Setelah disusupi, akun ini dapat dieksploitasi dengan berbagai cara yang berbahaya.
Kata sandi yang kuat dan rumit bertindak sebagai garis pertahanan pertama yang penting terhadap ancaman tersebut, membantu melindungi informasi pribadi dan identitas digital, mencegah stres dan komplikasi yang terkait dengan penanganan akun yang diretas.
Selain itu, menggunakan pengelola kata sandi yang andal tidak hanya meningkatkan keamanan online tetapi juga mengurangi stres karena mengingat banyak kata sandi yang rumit, sehingga mendorong perlindungan terhadap ancaman dunia maya secara maksimal.
5. Melaporkan aktivitas mencurigakan dan penindasan di dunia maya ke platform media sosial adalah bagian penting dalam menjaga lingkungan online yang aman dan positif
Platform online adalah sekutu kita dalam upaya mencapai keamanan dan ketenangan digital, apabila digunakan dengan baik.
Saat melaporkan konten yang merusak atau penindasan dunia maya, tidak hanya melindungi diri sendiri, namun juga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat luas.
Laporan semacam ini memungkinkan perusahaan media sosial untuk mengambil tindakan yang tepat – baik untuk menghapus konten berbahaya, melarang akun berbahaya, atau menerapkan fitur keamanan baru – sehingga menciptakan ruang online yang lebih aman bagi semua orang.
“Di dunia media sosial, menggabungkan teknologi dengan memilah informasi adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan mental kita," komentar Anna Larkina, pakar analisis konten web di Kaspersky dalam keterangan resminya, Senin (15/4/2024).
Berita Terkait
-
Riset: Orang Indonesia Lebih Pilih YouTube dan Medsos Selama Ramadhan, TV Ditinggal
-
Survei: 87 Persen Pengguna Muda Meta di Indonesia Anggap Media Sosial Penting Suarakan Isu Penting
-
Riset: Instagram Jadi Media Sosial Terpopuler Gen Z di Indonesia selama 2023
-
Cara Membuat Akun Baru di Facebook, Gratis!
-
5 Hal yang Tidak Boleh Diposting di Facebook, Berbahaya!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Kronologi Kasus Viral Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi, Seorang Kiai di Pekalongan Ditangkap
-
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Murah Diotaki Ryzen 5 dengan RAM Upgrade hingga 32GB
-
Penampakan Samsung Galaxy A27 Terbaru: Snapdragon Gantikan Exynos, Ultrawide Downgrade
-
Zenbook A14 OLED Jadi Laptop Snapdragon X2 Elite Pertama di Indonesia dengan Baterai Tahan 24 Jam
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic TOUGHBOOK 40 Mk2, Laptop Tahan Banting dengan AI
-
Lenovo ThinkStation PGX Resmi Hadir di Indonesia, Workstation AI Ringkas dengan Performa 1 PetaFlop
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
3 HP Redmi Midrange Paling Worth It di 2026, Spek Gahar dan Harga Masih Masuk Akal
-
iPhone, iPad, Mac,dan Apple Watch Naik Harga, Cek Daftarnya
-
40 Kode Redeem FF Terbaru 28 Mei 2026: Cek Event Pinky Sembari Tukar Token Universal